Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dorong Ketahanan Pangan di Desa, Mahasiswa Institut Mpu Kuturan Luncurkan Program TUNAS

Eka Prasetya • Rabu, 29 Oktober 2025 | 01:30 WIB

 

TANAM BIBIT: Mahasiswa menanam bibit di lahan milik pemerntah desa. Ruang edukasi bagi masyarakat.
TANAM BIBIT: Mahasiswa menanam bibit di lahan milik pemerntah desa. Ruang edukasi bagi masyarakat.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Program ketahanan pangan kerap dipandang setengah mata. Namun di tingkat desa, program ketahanan pangan ternyata berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Program tersebut menjadi salah satu perhatian mahasiswa Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan (IMK) yang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Nagasepaha, Kabupaten Buleleng, Bali. 

Mereka meluncurkan program TUNAS atau Tanam untuk Nusa dan Swasembada. Mereka melakukan kegiatan penanaman tanaman produktif di lahan desa setempat sejak Selasa (21/10/2025) hingga Senin (27/10/2025).

Beragam jenis tanaman seperti cabai rawit, tomat, terong, dan cabai besar ditanam bersama masyarakat desa. 

Harapannya lahan tidur yang tersedia di desa, bisa dimanfaatkan sebagai ruang hijau produktif. 

Selain itu, kemandirian pangan masyarakat desa juga semakin tumbuh. Sehingga tidak terlalu bergantung dengan suplai dari luar desa.

Perbekel Desa Nagasepaha, I Wayan Sumeken, mengapresiasi kontribusi mahasiswa yang berkolaborasi dalam merealisasikan program tersebut.

Menurutnya program ketahanan pangan merupakan kebijakan strategis pemerintah pusat yang harus dijalankan hingga ke desa.

“Program ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan. Kami harap hasilnya nanti berdampak positif pada masyarakat,” ujar Sumeken.

Sementara itu, Putu Budi Sugihartana, Koordinator Desa KKN Nagasepaha menjelaskan bahwa program TUNAS tidak hanya berorientasi pada hasil tanam, tetapi lebih mengedepankan edukasi pada masyarakat.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan, mengelola lahan secara produktif,” ungkapnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #Nagasepaha #hindu #ketahanan pangan #kuliah kerja nyata #mahasiswa #tomat #cabai #desa #IMK #masyarakat #mpu kuturan #terong #buleleng