Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mimih! Dalam Sehari Dua Warga Ditemukan Meninggal Mendadak di Buleleng

Eka Prasetya • Sabtu, 6 Juni 2026 | 04:23 WIB
EVAKUASI: Tim gabungan dari Polsek Singaraja, Polres Buleleng, dan PMI Buleleng, mengevakuasi jenazah yang ditemukan warga di Kelurahan Banyuning. (Polres Buleleng)
EVAKUASI: Tim gabungan dari Polsek Singaraja, Polres Buleleng, dan PMI Buleleng, mengevakuasi jenazah yang ditemukan warga di Kelurahan Banyuning. (Polres Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Sebanyak dua peristiwa penemuan orang meninggal dunia terjadi di wilayah Kabupaten Buleleng pada Kamis (4/6/2026) lalu. 

Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tertindih sepeda motor di Gang Belimbing, Kelurahan Banyuning. 

Sementara seorang perempuan ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya di Desa Baktiseraga.

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 14.50 WITA di Gang Belimbing, Jalan WR Supratman, Kelurahan Banyuning. 

Korban diketahui bernama Ubuh Bukhori, 66, seorang sopir asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang selama ini tinggal di rumah kos kawasan Banyuning.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga dalam kondisi tertelungkup dan tertindih sepeda motor Yamaha Jupiter berwarna merah bernomor polisi H 5578 J.

"Menurut keterangan saksi, saat melintas korban terlihat tertelungkup dan tertindih sepeda motor di Gang Belimbing. Karena tidak mampu mengangkat sendiri, saksi kemudian menghubungi ketua RT setempat. Setelah sepeda motor berhasil diangkat bersama warga dan Bhabinkamtibmas, korban diketahui sudah meninggal dunia," jelas Yohana.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Tim medis yang melakukan pemeriksaan hanya menemukan luka lecet pada bagian dahi kanan yang diduga akibat benturan saat korban terjatuh dan tertindih stang sepeda motor.

Yohana mengungkapkan, berdasarkan keterangan rekan satu kos korban, sebelum kejadian tidak ditemukan aktivitas mencurigakan di lokasi. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit sesak nafas.

"Di kamar korban ditemukan alat bantu pernapasan berupa nebulizer portable. Dugaan sementara korban mengalami kecelakaan tunggal yang dipicu kondisi kesehatannya," ujar Yohana.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Buleleng sambil menunggu kedatangan keluarga dari Jawa Barat.

Pada hari yang sama, polisi juga menangani penemuan jenazah seorang perempuan di sebuah rumah di Gang Sri Rama, Banjar Dinas Bangkang, Desa Baktiseraga.

Korban diketahui bernama Nengah Artini, 59. Penemuan tersebut berawal ketika seorang kerabat yang hendak menjemput korban mencium bau busuk dari sekitar rumah korban sekitar pukul 13.00 WITA.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada kepala dusun setempat yang selanjutnya meneruskan informasi kepada Bhabinkamtibmas Desa Baktiseraga.

"Setelah menerima laporan adanya bau tidak sedap dari rumah korban, petugas bersama tim Inafis Polres Buleleng langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara," kata Yohana.

Dari hasil koordinasi dengan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan sesak napas. 

Korban juga disebut sudah beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit sebelum meninggal dunia.

Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah akibat penyakit yang dideritanya.

"Setelah dilakukan musyawarah dengan keluarga, pihak keluarga menolak otopsi karena korban memang memiliki riwayat sakit jantung dan sesak napas," imbuh Yohana.

Polisi memastikan kedua peristiwa tersebut masih dalam penanganan untuk melengkapi administrasi penyelidikan. 

Namun sejauh ini tidak ditemukan indikasi tindak pidana maupun unsur kekerasan yang mengarah pada kematian tidak wajar. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#meninggal #Banyuning #Polres Buleleng #baktiseraga #buleleng