Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dua Tradisi Buleleng Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Eka Prasetya • Selasa, 5 Maret 2024 | 04:21 WIB
WARISAN BUDAYA: Warga di Desa Pegayaman melakukan tradisi mengarak sokok saat peringatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun 2023 lalu.
WARISAN BUDAYA: Warga di Desa Pegayaman melakukan tradisi mengarak sokok saat peringatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun 2023 lalu.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sebanyak 2 tradisi di Buleleng kini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Penetapan status sebagai WBTB itu dilakukan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Dengan penetapan status WBTB itu artinya pemerintah wajib menjaga dan melestarikan agar tradisi itu tidak punah.

Adapun tradisi yang ditetapkan sebagai WBTB yakni tradisi mengarak sokok di Desa Pegayaman, serat sampi gerumbungan.

Sertifikat pengakuan WBTB itu diterima Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng, Nyoman Wisandika, saat penutupan Bulan Bahasa Bali 2024 di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Bali (Art Centre), pada Sabtu (2/3/2024). 

Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng telah mengajukan kedua tradisi itu sebagai WBTB sejak tahun lalu.

Kepala Disbud Buleleng, Nyoman Wisandika mengatakan, dengan tambahan pengakuan itu, maka total tradisi dan budaya di Buleleng yang mendapat WBTB ada 14 jenis.

Wisandika mengatakan, pihaknya akan terus mengusulkan WBTB baru setiap tahunnya. 

Alasannya, Buleleng memiliki banyak budaya dan tradisi yang perlu dilestarikan dan dilindungi.

“Harapan kami setiap tahun ada tradisi atau budaya yang bisa ditetapkan sebagai WBTB. Semua sudah kami inventarisasi,” ujarnya.

Sekadar diketahui saat ini sudah ada 14 tradisi dan budaya yang telah ditetapkan sebagai WBTB di Buleleng. 

Yakni Wayang Wong, Songket Beratan, Nyakan Diwang, Tari Trunajaya, Pengalantaka, Megoak-goakan, Lukis Kaca Nagasepaha, Ngusaba Bukakak, Sabha Malunin, Gangsing Buleleng, Gambuh Bungkulan, Mejaran-jaranan Buleleng, Mengarak Sokok dan Sampi Gerumbungan," katanya.

Khusus kesenian Wayang Wong juga diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. (*)

Editor : Eka Prasetya
#sokok #pegayaman #sampi gerumbungan #warisan budaya tak benda #kemendikbud ristek #wbtb