Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Penerima Bansos Kini Beralih ke Kartu KKS, Begini Prosedur Aktivasi dan Status Pencairannya

M. Khairullah Zikri • Selasa, 30 September 2025 | 14:11 WIB
ilustrasi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
ilustrasi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

RadarBuleleng.id - Peralihan sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) dari PT Pos ke Kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) resmi berlangsung di berbagai wilayah.

Banyak keluarga penerima manfaat (KPM) kini sudah menerima kartu KKS dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Baik itu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), maupun Bank Syariah Indoensia.

Namun, setelah kartu diterima, masih banyak yang bingung harus melakukan apa.

Berikut penjelasan lengkapnya agar tidak salah langkah.

Aktivasi Kartu KKS Wajib Dilakukan Segera

Setelah menerima KKS, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan kartunya sudah aktif.

Kartu yang aktif biasanya bisa langsung digunakan untuk cek saldo melalui mesin EDC agen atau ATM.

Jika saat dicek belum muncul menu transaksi, artinya kartu belum aktif dan harus dibawa kembali ke bank atau petugas penyalur.

Jangan lupa bawa KKS, KTP, KK, dan buku tabungan bila ada.

Jangan Lupa Ganti PIN Standar

Sebagian penerima mengira kartunya langsung aman digunakan, padahal PIN awal biasanya sama untuk semua penerima yang mengambil kartu di hari yang sama.

Demi keamanan, PIN wajib diganti sesegera mungkin melalui ATM atau petugas bank agar tidak berisiko disalahgunakan.

Cek Saldo Lewat HP Lebih Praktis

Bagi yang menggunakan Android, disarankan langsung mendaftar aplikasi mobile banking seperti BRIMO (BRI) atau Livin (Mandiri) sesuai bank pada kartu.

Dengan begitu, pengecekan saldo bisa dilakukan kapan saja tanpa harus bolak-balik ke agen.

Pencairan Mulai Masuk, Banyak yang Cair Dobel

Kabar baiknya, beberapa penerima melaporkan saldo bantuan sudah masuk sekitar satu hingga dua minggu setelah kartu diterima.

Bahkan banyak yang mendapatkan pencairan ganda sekaligus untuk Tahap 2 dan Tahap 3.

Namun penyaluran dilakukan bertahap, jadi jangan panik bila di wilayah lain belum cair.

Wajib Cek Status ke Pendamping atau Operator

Meskipun kartu sudah diterima, tidak semua langsung dapat bantuan.

Ada kasus penerima yang ternyata datanya tereksklusi (dikeluarkan) dari daftar penerima bansos Tahap 3.

Untuk menghindari harapan palsu, penerima PKH wajib bertanya ke Pendamping melalui SIKS-NG, sementara penerima BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) murni bisa mengecek melalui operator desa.

Kenapa Kartu Sudah Ada Tapi Bantuan Tidak Cair?

Masalah ini terjadi karena proses pencetakan kartu dilakukan lebih dulu saat data penerima masih aktif.

Namun ketika kartunya tiba, data mereka justru sudah dinonaktifkan.

Beberapa penyebab eksklusi antara lain terdeteksi memiliki tabungan di atas Rp 25 juta atau pernah terindikasi judi online berdasarkan hasil pemadanan data PPATK.

Belum Dapat Kartu? Cek Status Kepesertaan Terlebih Dahulu

Bagi yang belum menerima KKS peralihan, jangan hanya menunggu undangan. Pastikan dulu status kepesertaan di aplikasi SIKS-NG.

Jika sudah tereksklusi, berarti memang tidak termasuk penerima Tahap 3 meski sebelumnya pernah dapat bansos. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kks #PIN #saldo #kpm #penerima manfaat #brimo #bantuan sosial #kartu #cek saldo #buku tabungan #keluarga #bank #bni #atm #btn #mandiri #himbara #syariah #bansos #hp #bri