Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Empat Bansos Mulai Cair, 1 Desember 2025: Ini Rincian Nominal, Penyalur, dan Siapa yang Berhak

M. Khairullah Zikri • Selasa, 2 Desember 2025 | 20:02 WIB
Pendistribusian Bansos oleh PT POS.
Pendistribusian Bansos oleh PT POS.

RadarBuleleng.id - Awal Desember membawa kabar baik bagi sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pada Senin (1/12/2025), beberapa jenis bantuan sosial mulai terpantau masuk melalui Bank BRI dan Bank Mandiri.

Meski volumenya belum besar, pergerakan ini menandai dimulainya gelombang penyaluran akhir tahun.

Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat kembali terdistribusi. Banyak KPM pemegang KKS lama maupun KKS baru melaporkan saldo masuk sebesar Rp 900.000.

Di Bank BRI, pencairan tampak merata pada kedua jenis kartu, sementara di Bank Mandiri pencairan sudah terlihat sejak 30 November dan berlanjut hingga hari ini.

Bantuan ini bersifat susulan dan ditujukan bagi penerima yang tertunda pada termin sebelumnya.

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga mulai bergerak. Pemegang KKS baru menerima pencairan untuk Tahap 2 dan Tahap 3, sedangkan sebagian kecil KKS lama di BRI melaporkan pencairan susulan Tahap 4.

Distribusi di dua bank besar—BRI dan Mandiri—menandakan bahwa proses penyaluran sudah mulai dijalankan bertahap walau jumlahnya masih terbatas.

Tambahan bantuan senilai Rp 400.000 ditujukan khusus bagi penerima yang sebelumnya beralih dari Pos ke Kartu KKS namun belum menerima haknya di periode Juni–Juli (Tahap 2).

Bantuan ini bukan bagian dari tahap 4, melainkan rapelan untuk mereka yang mengalami migrasi data atau keterlambatan pencairan. Penyaluran terpantau melalui Bank Mandiri.

Selain bantuan uang tunai, penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter juga berjalan di beberapa daerah.

Salah satu wilayah yang sudah menjadwalkan pembagian hari ini adalah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Bantuan pangan sifatnya barang, sehingga jadwal tiap wilayah berbeda dan tidak serentak secara nasional.

Menjelang penutupan tahun penyaluran 2025, penerima diminta fokus memeriksa status kepesertaan di DTKS.

Status harus masih “Aktif”, desil kemiskinan berada pada rentang 1–5, dan tidak ada keterangan “Tereksklusi”.

Jika semua status aman, peluang pencairan sangat besar meskipun belum masuk hari ini, karena penyaluran susulan terus berjalan sepanjang Desember.

Dengan skema pencairan yang tidak serentak dan dilakukan per termin, KPM dianjurkan mengecek saldo KKS secara rutin.

Pencairan dapat terjadi kapan saja dalam rentang beberapa hari ke depan, mengikuti jadwal masing-masing bank penyalur. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kks #bantuan pangan non tunai #kpm #bantuan sosial #bank #bantuan langsung tunai #uang tunai #mandiri #keluarga penerima manfaat #bri #bantuan #bpnt