Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bantuan Pangan IPKP Mulai Disalurkan, Pemerintah Siapkan BLT Pengganti Subsidi LPG Awal Tahun Depan

M. Khairullah Zikri • Rabu, 10 Desember 2025 | 00:46 WIB
Ilustrasi penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera kepada peserta penerima bansos.
Ilustrasi penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera kepada peserta penerima bansos.

RadarBuleleng.id - Pemerintah mulai menyalurkan bantuan pangan terbaru melalui program Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan (IPKP).

Bantuan ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan dan membantu keluarga yang berada dalam kategori miskin ekstrem.

Sejumlah wilayah telah menerima surat undangan pencairan dari PT Pos Indonesia, sementara laporan awal menunjukkan bahwa Cilacap dan Kebumen di Jawa Tengah menjadi daerah pertama yang mulai menebus bantuan tersebut.

Program IPKP menargetkan sekitar 22 juta Keluarga Penerima Manfaat yang tercatat di Kementerian Koordinator PMK.

Paket yang dibagikan tidak berupa uang tunai, melainkan bahan pangan yang umum digunakan untuk kebutuhan dapur sehari-hari.

Setiap KPM menerima dua potong kornet sapi, empat sarden ikan, dua minyak goreng, dua garam, dua bihun jagung, dan dua kacang hijau.

Di sisi lain, pemerintah tengah menyiapkan skema transformasi subsidi gas LPG 3 kg menjadi bantuan langsung tunai.

Langkah ini ditujukan agar bantuan energi lebih akurat sasaran serta mudah dipantau.

Besaran bantuan berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per rumah, bergantung pada jumlah Kartu Keluarga yang tinggal dalam satu atap.

Data penerima akan mengacu pada basis DTKS, sehingga keluarga yang sebelumnya menerima PKH atau BPNT memiliki peluang besar untuk terdaftar sebagai penerima BLT energi ini.

Penyaluran dilakukan melalui transfer bank bagi mayoritas KPM yang sudah memiliki rekening.

Sementara itu, mereka yang belum memiliki rekening akan menerima bantuan secara tunai melalui PT Pos atau titik komunitas setempat.

Rencana realisasi BLT ini diperkirakan mulai berjalan pada Januari mendatang. Pemerintah berharap kebijakan baru ini dapat mengurangi beban masyarakat sekaligus memastikan subsidi energi tidak salah sasaran.

Sementara itu, pencairan IPKP yang mulai terlaksana hari ini menjadi kabar positif bagi keluarga yang membutuhkan bantuan tambahan menjelang akhir tahun. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#ketahanan pangan #Gas LPG #subsidi #pangan #BLT #IPKP #keluarga penerima manfaat #DTKS #pkh #kerawanan pangan #bantuan #bpnt