SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali memasuki edisi ke-8 pada 2026.
Di Kabupaten Buleleng, agenda tahunan ini kembali diisi dengan berbagai lomba yang melibatkan peserta lintas jenjang pendidikan hingga prajuru adat.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung di areal Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Buleleng, Kamis (12/2/2026) mendatang.
Sedikitnya ada enam jenis lomba yang akan digelar, yakni Nyurat Aksara Bali, Nyurat Lontar, Debat Mebasa Bali, Ngwacen Lontar, Masatua Krama Istri (Pakis), serta Pidarta Mabasa Bali.
Seluruh perlombaan tersebut dirancang sebagai ruang aktualisasi sekaligus upaya memperkuat pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali, khususnya di kalangan generasi muda.
Namun, lomba mengetik menggunakan keyboard aksara Bali kembali tidak masuk dalam agenda tahun ini. Kompetisi tersebut terakhir digelar pada 2024.
Padahal, pada tahun sebelumnya, Disbud Buleleng sempat merancang agar lomba tersebut kembali dihadirkan sebagai variasi kegiatan.
”Kami mengikuti ketentuan yang berlaku di provinsi, sehingga ada sedikit penyesuaian dari lomba yang sebelumnya,” ujar Kepala Disbud Buleleng, I Nyoman Wisandika, Selasa (3/2/2026).
Tahun ini, Bulan Bahasa Bali mengusung tema Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa. Tema tersebut dimaknai sebagai upaya menjadikan Bulan Bahasa Bali sebagai altar pemuliaan bahasa, aksara, dan sastra Bali, sekaligus taman pembentukan jiwa yang utuh dan bermakna.
Wisandika berharap, melalui pelaksanaan Bulan Bahasa Bali, nilai-nilai luhur adat, tradisi, dan budaya Bali dapat terus ditanamkan sejak dini.
Ia juga mendorong keterlibatan aktif generasi muda, mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK, serta prajuru adat, dalam menjaga eksistensi budaya Bali.
”Lomba ini juga menjadi sarana menumbuhkan sportivitas dan memperkuat jati diri budaya. Di Buleleng, pesertanya berasal dari perwakilan masing-masing kecamatan, mulai dari siswa SD, SMP, SMA/SMK, hingga prajuru adat,” tandasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya