SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Setelah sempat vakum selama tujuh tahun, Gerokgak Festival akhirnya kembali digelar.
Event tahunan ini resmi dibuka pada Jumat (10/4/2026), ditandai dengan pemukulan ceng-ceng oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra bersama jajaran Forkopimda di Kecamatan Gerokgak.
Festival dipusatkan di Desa Sanggalangit. Berbagai event digelar hingga Sabtu (12/4/2026).
Pembukaan festival turut dihadiri Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna; Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya; Sekretaris Daerah Buleleng, Gede Suyasa; serta Camat Gerokgak, I Gede Arya Rimbawa Giri.
Mengusung tema “Sancita Prajahita”, Gerokgak Festival 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan kebersamaan sekaligus mendorong kemajuan daerah melalui pengembangan potensi lokal.
Camat Gerokgak dalam sambutannya menegaskan, festival ini menjadi ajang penting untuk menghidupkan kembali semangat masyarakat setelah lama tidak digelar.
“Setelah 7 tahun silam, kini Gerokgak Festival kembali kita selenggarakan sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan serta menggali potensi yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Buleleng menekankan bahwa festival kecamatan tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, festival ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong sekaligus upaya menggali, melestarikan, dan mempromosikan potensi lokal, mulai dari seni budaya, ekonomi kreatif, hingga pariwisata.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, pemerintah kecamatan, desa, hingga dukungan sektor swasta dan masyarakat.
“Festival ini menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM, pelaku seni, dan generasi muda agar terus berkarya dan berkembang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Sutjidra mengajak masyarakat untuk turut menjaga ketertiban dan kebersihan selama festival berlangsung agar kegiatan berjalan lancar dan nyaman.
Gerokgak Festival diharapkan dapat kembali menjadi agenda rutin tahunan yang semakin berkualitas, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi ciri khas daerah. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya