Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dewan Buleleng Cek Lahan di Pancasari. Pastikan Isu Kolonia Rusia Cuma Hoaks

Eka Prasetya • Selasa, 4 Februari 2025 | 13:53 WIB

 

CEK KOLONI RUSIA: Rombongan DPRD Buleleng saat mengecek lahan yang disebut digunakan untuk membangun koloni rusia. DPRD Buleleng pastikan isu itu hoaks.
CEK KOLONI RUSIA: Rombongan DPRD Buleleng saat mengecek lahan yang disebut digunakan untuk membangun koloni rusia. DPRD Buleleng pastikan isu itu hoaks.

SUKASADA, RadarBuleleng.id – DPRD Buleleng melakukan kunjungan lapangan ke Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. 

Mereka ingin memastikan kebenaran soal isu koloni rusia di wilayah Desa Pancasari. Khususnya di sekitar kawasan Danau Buyan.

Kunjungan lapangan itu dilakukan Komisi I DPRD Buleleng pada Senin (3/2/2025). Turut mendampingi Wakil Ketua DPRD Buleleng, Kadek Widana.

Sebelum melakukan kunjungan lapangan, DPRD Buleleng sempat melakukan pertemuan dengan pihak terkait di Kantor Perbekel Pancasari. 

Pertemuan melibatkan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Buleleng, Kantor Pertanahan Buleleng, serta PT. Sarana Buana Handara selaku pengelola Hotel Bali Handara

Dalam diskusi itu, terungkap bahwa tidak ada koloni Rusia di Pancasari. Bahkan tidak ada investor asing yang menanamkan modal mereka di wilayah Desa Pancasari. Sehingga warga juga bingung dengan isu keberadaan koloni Rusia di Desa Pancasari.

Baca Juga: Terkait WNA Rusia Kuasai Kawasan Desa Pancasari, Satpol PP Buleleng Buka Suara

Penata Kelola Penanaman Modal pada DPMPTSP Buleleng, Putu Sandra Paramitha Dewi mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan DPMPTSP Bali. 

Ia menyebutkan, investor asing yang menanamkan modalnya ke Bali pasti melalui pusat dan DPMPTSP Bali.

Pihaknya juga sudah menelusuri Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dimiliki Hotel Bali Handara. Guna memastikan kepemilikan modal perusahaan tersebut.

“Kami telusuri lewat NIB, saat ini PT Sarana Buana Handara masih Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Belum ada perubahan,” kata Sandra.

Hal serupa diungkapkan Perbekel Pancasari, Wayan Komiarsa. Sepengetahuan dirinya, hingga saat ini tidak ada investor asing yang menanamkan modal di Desa Pancasari. Baik itu lewat perusahaan maupun lewat perorangan.

“Kalau investasi banyak. Tapi investasi asing, apalagi dalam bentuk perusahaan tidak ada. Sejauh ini kalau perusahaan yang kami tahu ada Bali Handara dan Bali Farm House. Itu yang terdata di desa kami, dan itu WNI,” tegasnya.

Manajer Operasional Bali Handara, Mudi, juga mengaku bingung dengan isu soal investor dan koloni Rusia yang dikaitkan dengan Bali Handara. 

Sejak isu itu mencuat, hampir tiap minggu dia harus memberi penjelasan kepada aparat keamanan terkait struktur kepemilikan perusahaan.

“Kalau dibilang Rusia masuk, Imigrasi yang punya kewenangan soal keberadaan mereka di sini. Kalau mereka berusaha, perizinan sudah pasti cek. Sampai saat ini, saya tidak tahu soal desas-desus itu. Perusahaan kami, pemegang saham juga semua WNI, pemodal dalam negeri,” katanya.

Menurut Mudi, saat ini perusahaan sedang fokus memperpanjang HGB Nomor 044/Desa Pancasari seluas 6,7 hektare.

Ia menyebut perusahaan membeli lahan tersebut lewat Sertifikat Hak Milik, lalu dikonversi menjadi HGB. Alasannya, perusahaan tidak boleh mengantongi HGB.

Adapun HGB Nomor 044/Desa Pancasari sudah berakhir pada tahun 2012 lalu. Perusahaan tengah menanti proses perpanjangan dari Kantor Pertanahan Buleleng.

“Setahu kami, owner belum punya rencana apa-apa untuk lahan ini. Karena masih digunakan mantan karyawan kami untuk berkebun. Instruksi owner hanya memastikan status legalitas lahan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Buleleng, Kadek Widana mengaku pihaknya sengaja melakukan kunjungan lapangan itu menelusuri isu yang berkembang di platform TikTok. Pihaknya juga telah melakukan klarifikasi ke semua pihak.

“Untuk isu kampung Rusia, itu sudah jelas hoaks. Tidak ada. Kampung Rusia itu tidak ada di Pancasari. Kami sudah cek langsung,” tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#dprd buleleng #rusia #investasi #buleleng #danau buyan