SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ruas Jalan Raya Jelantik Gingsir di Kelurahan Sukasada, Buleleng mendadak kebanjiran.
Banjir juga memicu kerusakan saluran drainase dan trotoar di ruas jalan tersebut.
Setelah kejadian tersebut, tim drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng melakukan pengecekan di saluran tersebut.
Ternyata setelah ditelusuri, banjir dipicu oleh sampah. Tumpukan sampah menyumbat saluran drainase yang berujung pada banjir.
Tim dari Dinas PUTR langsung melakukan pembersihan di saluran drainase tersebut. Jumlah sampah yang terkumpul pun cukup banyak.
“Sampah yang terkumpul itu sampai 1,5 truk sampah. Hanya dari selokan itu saja,” kata Camat Sukasada, I Gusti Ngurah Suradnyana.
Baca Juga: Tangani Banjir di Denpasar, Pemerintah Siapkan Anggaran Hingga Rp 78 Miliar
Apabila dihitung, jumlah itu setara dengan 7 ton sampah. Gara-gara sampah itu pula, sejumlah fasilitas publik ikut rusak.
“Macam-macam sampahnya. Ada sampah organik, plastik, sampai gelondongan kayu,” ujarnya.
Ia menduga sampah-sampah itu datang dari kawasan hulu. Pihak kecamatan berencana melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Khusus soal kerusakan infrastruktur di sana, rencananya akan dilakukan perbaikan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).
“Tadi tim dari BPBD Buleleng juga sudah turun. Sudah dikonsultasikan dengan Balai Jalan. Sepertinya balai jalan nanti yang melakukan perbaikan, karena kewenangan mereka,” demikian Suradnyana. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya