SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Buleleng menyebabkan senderan rumah warga di Kelurahan Sukasada jebol.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 20.00 WITA di Jalan Jelantik Gingsir, Lingkungan Bantang Banua.
Senderan yang jebol diketahui milik Made Rimbawan. Kerusakan terjadi akibat pondasi bawah senderan tergerus derasnya aliran sungai saat debit air meningkat.
Berdasarkan hasil assessment Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, panjang senderan yang jebol mencapai sekitar 15 meter dengan tinggi 7 meter.
Akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp 40 juta dengan kategori kerusakan sedang.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, menjelaskan bahwa peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga menyebabkan arus sungai mengikis bagian bawah senderan.
“Akibat hujan deras, debit air sungai meningkat dan menggerus pondasi senderan hingga akhirnya jebol. Tim kami langsung turun melakukan assessment begitu menerima laporan,” jelasnya.
Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun, kondisi senderan yang jebol berpotensi membahayakan bangunan di sekitarnya jika tidak segera ditangani.
Sebagai langkah awal penanganan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Buleleng langsung diterjunkan ke lokasi pada Selasa pagi untuk melakukan kaji cepat sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada korban terdampak.
I Gede Suyasa menambahkan, pihaknya telah memberikan bantuan darurat berupa terpal, matras, selimut, serta paket sembako untuk meringankan beban korban.
“Selain assessment, kami juga menyerahkan bantuan logistik sebagai penanganan awal. Ke depan, perlu penanganan lanjutan terutama pada perbaikan senderan agar tidak terjadi kerusakan lebih parah,” ujarnya.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi yang berpotensi memicu bencana serupa, khususnya di wilayah yang berdekatan dengan aliran sungai. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya