Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Wabup Supriatna Tanam Terumbu Buatan di Pesisir Tejakula

Eka Prasetya • Jumat, 20 Juni 2025 | 00:11 WIB

 

MENYELAM: Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna (kiri) menyelam mengecek kondisi terumbu karang di wilayah Tejakula
MENYELAM: Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna (kiri) menyelam mengecek kondisi terumbu karang di wilayah Tejakula

TEJAKULA, RadarBuleleng.id – Serangkaian peringatan Bulan Bung Karno 2025, aksi pelestarian lingkungan kembali digelar di wilayah pesisir Buleleng. 

Kali ini, penanaman terumbu buatan dilakukan di perairan Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Kamis (19/6/2025) pagi.

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, turun langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari aksi konservasi serupa yang pernah dilakukan pada tahun 2021.

"Ini terumbu buatan, bukan terumbu karang. Sengaja saya laksanakan bertepatan dengan Bulan Bung Karno, untuk melanjutkan apa yang sudah pernah kita lakukan sebelumnya,” ujar Supriatna.

Ia mengisahkan, ide awal kegiatan ini lahir saat pandemi Covid-19 melanda. Kala itu, aktivitasnya sebagai anggota DPRD sempat terhenti, dan ia mulai mencari cara untuk tetap produktif dengan melakukan kegiatan positif dalam konteks pelestarian lingkungan.

“Selama ini kita lebih banyak menanam pohon dan melakukan reboisasi karena Tejakula rawan longsor. Tapi saya juga melihat potensi laut Tejakula sangat besar. Ada terumbu karang yang membentang dari Tembok sampai Pacung, jadi muncul ide membuat terumbu buatan,” paparnya.

Menurut Supriatna, wilayah pesisir Tejakula memiliki potensi ekosistem laut yang besar, termasuk keberadaan terumbu karang yang masih alami. 

Karena itu, ia berinisiatif mengajak para nelayan serta komunitas peduli lingkungan untuk membangun dan menanam terumbu buatan sebagai langkah konservasi laut.

“Terumbu buatan ini kami tanam di wilayah yang sebelumnya belum banyak terjamah, agar nanti bisa menyambung hingga ke wilayah Desa Les. Ini akan menjadi satu kesatuan ekosistem terumbu karang yang bisa memberi manfaat jangka panjang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap muncul kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Tak hanya di wilayah hutan, tetapi juga di kawasan pesisir.

“Kami ingin merangsang kesadaran masyarakat Tejakula agar lebih peduli terhadap lingkungan. Laut dan hutan adalah aset penting yang harus kita jaga bersama,” tegas Supriatna. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#COVID-19 #bali #tejakula #longsor #Gede Supriatna #dprd #pacung #bung karno #pesisir #bulan #lingkungan #laut #reboisasi #terumbu #ekosistem #tembok #terumbu karang #buleleng #wakil bupati #Bulan Bung Karno