Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bendungan Tamblang Dikabarkan Merembes, Begini Penjelasan Pemerintah

Eka Prasetya • 2024-01-16 00:40:12
BENDUNGAN BARU: Bendungan Tamblang Danu Kerthi yang membendung Tukad Yeh Aya di Kabupaten Buleleng. Bendungan itu dikabarkan rembes.
BENDUNGAN BARU: Bendungan Tamblang Danu Kerthi yang membendung Tukad Yeh Aya di Kabupaten Buleleng. Bendungan itu dikabarkan rembes.

SAWAN, RadarBuleleng.id – Bendungan Tamblang Danu Kerthi yang membendung Tukad Aya di Kabupaten Buleleng, dikabarkan merembes. Sehingga bendungan  itu belum dibuka untuk umum hingga kini.

Bendungan tersebut sebenarnya sudah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2 Februari silam. Namun akses masyarakat ke bendungan itu masih terbatas.

Beredar kabar bahwa bendungan belum dibuka lantaran masih ada rembes pada tubuh bendungan yang belum tertangani.

Padahal bendungan itu telah menghabiskan anggaran sebanyak Rp 820 Miliar. Masyarakat pun sudah berharap bisa berwisata ke bendungan tersebut.

Terkait isu rembes di Bendungan Tamblang Danu Kerthi, pemerintah melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida akhirnya angkat bicara.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Bendungan pada BWS Bali Penida, Komang Putra tidak menampik isu rembesan itu. Meski begitu, ia memastikan hal itu tidak berdampak pada operasional bendungan.

Putra menegaskan, rembesan bukan terjadi di tubuh bendungan. Namun terjadi di senderan bendungan. Sehingga hal itu tidak berdampak pada tubuh bendungan.

Ia menyebut rembesan itu muncul akibat terowongan kuno. Terowongan-terowongan itu sempat ditemukan saat awal pengerjaan bendungan.

“Ada rembesan karena ada terowongan kuno di sekitar bendungan. Tapi t idak pengaruh dengan kekuatan bendungan,” kata Putra.

Menurutnya keamanan dan kelayakan bendungan sudah dicek langsung oleh Komisi Keamanan Bendungan (KKB). Komisi mengecek dengan sejumlah teknik. Hasilnya bendungan dalam kondisi aman.

“Sudah ada inspeksi oleh komisi keamanan bendungan KKB dengan dengan grouting dan diafragma wall,” katanya.

Terkait operasional bendungan, ia menyatakan pihaknya masih menunggu izin operasional. Apabila bendungan telah mendapat izin operasional, maka bendungan akan dibuka untuk aktivitas masyarakat umum. (*)

Editor : Eka Prasetya
#bendungan #Bendungan Tamblang #BWS Bali Penida