SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Sosial Buleleng mengajak sejumlah anak tinggal di Panti Asuhan yang ada di Kabupaten Buleleng.
Anak-anak tersebut berstatus sebagai anak terlantar. Karena tidak diurus oleh orang tua maupun kerabatnya.
Dinas Sosial Buleleng pun berupaya memfasilitasi anak-anak tersebut agar tinggal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau panti asuhan.
Kepala Dinas Sosial Buleleng, I Putu Kariaman Putra menyebut ada 5 orang anak yang berstatus terlantar.
Mereka adalah anak berusia 16 tahun dan 13 tahun asal Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. kemudian anak berusia 8 tahun dan 5 tahun dari Desa Poh Bergong, Kecamatan Buleleng. Serta anak usia 6 tahun dari Desa Tembok, Kecamatan Tejakula.
Baca Juga: WNA Australia Sakit Kronis, Dinsos Buleleng Turun Tangan Evakuasi
Kariaman mengungkapkan, anak-anak tersebut berstatus anak tanpa orang tua alias anak-anak yatim piatu.
“Ada yang Bapaknya masih ada, tapi selalu ditinggal kerja serabutan ke Denpasar, sehingga terlantar. Ada juga yang diasuh sama neneknya yang lansia. Neneknya saja sudah kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, apalagi mengurus cucunya,” kata Kariaman saat dikonfirmasi pada Selasa (2/7/2024).
Pihaknya kemudian melakukan pendekatan kepada pihak orang tua, keluarga, serta aparat desa.
Pihak keluarga dan aparatur desa sepakat menempatkan anak-anak tersebut di panti asuhan demi mendapatkan pengasuhan yang lebih baik.
“Supaya bisa terarah lebih baik, dari sisi kesehatan maupun pendidikannya. Biar hak-hak dasar anak ini terpenuhi,” ujar Kariaman.
Apabila tidak dibawa ke panti asuhan, pemerintah khawatir anak-anak tersebut tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya.
“Kalau tidak difasilitasi ke panti asuhan, sangat riskan tidak bisa memenuhi kebutuhan. Sehingga nanti pemerintah ambil alih sementara waktu,” tegasnya.
Perbekel Poh Bergong, Wayan Wagia menyambut baik langkah Dinas Sosial Buleleng mengambil alih pengasuhan dua orang anak terlantar di desanya.
“Paling tidak anak-anak ini kebutuhan hidupnya seperti pangan dan sandang bisa terpenuhi dan mereka dapat pendidikan yang layak,” demikian Wagia. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya