Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Perkuat Ketahanan Pangan, Kodim 1609/Buleleng Buka Lahan Tidur

Francelino Junior • 2024-07-06 04:05:00
Anggota Kodim 1609/Buleleng membuka lahan tidur di Kecamatan Seririt, dalam rangka menanam sorgum guna memperkuat ketahanan pangan di Bali utara.
Anggota Kodim 1609/Buleleng membuka lahan tidur di Kecamatan Seririt, dalam rangka menanam sorgum guna memperkuat ketahanan pangan di Bali utara.

SINGARAJA-Untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Buleleng, Kodim 1609/Buleleng kembali membuka lahan tidur di Desa Ringdikit, Kec.Seririt, Kabupaten Buleleng.

Rencananya, lahan tersebut akan ditanami sorgum atau jagung gembal.

Komandan Kodim (Dandim) 1609/Buleleng, Letkol Kav Angga Nurdyana menjelaskan bila kegiatan ini merupakan langkah lanjutan mereka, setelah sebelumnya juga membuka lahan untuk ditanami cabai.

Lahan yang bekerjasama dengan masyarakat tersebut dibuka secara bertahap, mulai dari 20 are.

Yang nantinya pembukaan dan pengembangan dilakukan secara bertahap, bertingkat dan berkelanjutan. Sampai 3,6 hektar.

Ia mengatakan bila tujuan pembukaan lahan ini untuk membantu petani setempat.

Letkol Angga mengatakan kegiatan ini merupakan inovasi dan inisiasi dari pihaknya, yang korelasinya untuk ketahanan pangan di Buleleng.

“Tidak ada instruksi, tapi kami lakukan ini alasannya untuk membantu ketahanan pangan di Buleleng,” ujarnya dikonfirmasi pada Jumat (5/7) siang.

Letkol Angga mengungkapkan pihaknya berencana menanam sorgum atau jagung gembal di lahan tersebut.

Untuk diketahui, sorgum merupakan tanaman asli Kabupaten Buleleng. 

Sehingga selain ketahanan pangan, Kodim Buleleng juga berusaha untuk mempertahankan dan mengembalikan kejayaan sorgum di tanah asalnya sendiri. Karena menurutnya, sorgum merupakan identitas Buleleng.

Sorghum juga dipilih, lanjut Letkol Angga, lantaran tanaman tersebut memiliki sejumlah keunggulan.

Yakni tahan kekeringan, hama dan penyakit. Bahkan panennya pun bisa dilakukan sebanyak tiga kali dalam satu tahun.

Bahkan penanaman dan pengembangannya pun dapat dilakukan di lahan yang bukan untuk pertanian atau sawah.

Budidayanya dapat dilakukan secara tumpang sisip di lahan pertanian.

Dandim 1609/Buleleng ini juga menyebutkan, bila sorgum kaya akan serat, protein, zat besi, dan vitamin, yang menjadikannya sumber gizi baik bagi tubuh. 

Apalagi, biji sorgum dapat diolah menjadi tepung, beras, gula, dan minuman. Selain itu, tanaman ini juga membantu untuk mencegah erosi tanah dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami percontohkan di lahan ini. Jika berhasil, dapat dikembangkan di petani yang lain dengan menggunakan lahan yang tidak terpakai,” lanjutnya mengungkapkan. 

Kedepannya, Kodim 1609/Buleleng melalui Koramil Seririt akan melakukan pendampingan, sekaligus berbagi edukasi sorgum dengan petani, agar budidayanya tidak gagal.

“Karena ini di wilayah koramil, ya jelas akan ada pendampingan ya. Harapannya untuk membantu ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang tidak potensial,” tutupnya. ***

Editor : Donny Tabelak
#Kodim 1609/Buleleng #ketahanan pangan #lahan baru