SINGARAJA-Rekor dunia tercipta di Kabupaten Buleleng. Sebanyak 1.131 orang penari yang semuanya berasal dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) memecahkan rekor dunia Menari Joged Harmoni oleh Penari Terbanyak.
Rekor Tari Joged Harmoni ini berlangsung di Lapangan Upacara Kampus Tengah Undiksha pada hari Rabu (10/1) pukul 16.30 WITA.
Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan tegas mengklaim bahwa tarian massal ini tidak ada di belahan dunia lainnya. Sehingga tercatat juga sebagai rekor dunia.
Tari Joged Harmoni kini bersanding dengan Tari Pendet Massal (2018), Tari Kecak Massal (2018), dan Tari Rejang Sandat Ratu Segara (2018) sebagai tarian dengan rekor dunia.
“Sebuah rekor luar biasa, 1.131 penari menarikan Tari Joged Harmoni. Dari MURI berani mengklaim ini rekor dunia, tidak ada di belahan dunia manapun,” tegas Osmar Semesta Susilo, Wakil Direktur Utama MURI usai pemberian sertifikat kepada Undiksha.
Osmar juga mengatakan bahwa sertifikat rekor dunia dengan nomor 11501/R.MURI/I/2024 telah diberikan kepada Rektor Undiksha, Wayan Lasmawan sesuai tarian tersebut dipentaskan di hadapan ribuan mahasiswa Undiksha.
“Syarat untuk mendapatkan rekor dunia harus sesuatu yang khas dari Indonesia, salah satunya Joged Harmoni ini,” sambungnya lagi.
Sementara itu, Lasmawan menjelaskan bahwa tujuan menarikan tarian ini untuk mengembalikan lagi marwahnya. Mengingat joged saat ini selalu mendapat citra negatif.
Ia berharap dengan pencatatan rekor dunia ini, kesan negatif pada tarian tersebut dalam hilang. Serta esensi joged yang sebenarnya akan kembali.
Menurutnya, Tari Joged semestinya sebagai tarian persahabatan dan pergaulan, yang mempererat hubungan antar manusia juga keharmonisan.
Pemilihan joged, lanjut Lasmawan, karena marwahnya yang sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana Undiksha, yakni keselarasan dan keseimbangan.
“Rekor dunia ini awalnya untuk dipersembahkan dalam HUT Undiksha ke-31, kemudian kami kembangkan juga untuk penyelamatan Tari Joged,” jelas Rektor Undiksha itu.
Dalam persiapannya, 1.131 orang mahasiswa itu dilatih selama 2,5 bulan yang melibatkan pelatih hingga penata tari. Beruntung, semua penari dapat dengan cepat menangkap pakem-pakem joged yang sebenarnya, sehingga lebih mudah dalam melatihnya.
“Yang jelas begini, arti 1.131 itu adalah 31 merupakan usia Undiksha saat ini, sedangkan 11-nya itu rahasia,” tutup Lasmawan dengan tawa. ***
Editor : Donny Tabelak