Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kementerian Gelontorkan Bantuan Miliaran Bagi Petani di Buleleng

Eka Prasetya • Senin, 12 Februari 2024 | 00:20 WIB

 

SUMUR BOR: Proses pembuatan sumur bor atau irigasi air tanah dangkal di Desa Sumberkima pada tahun 2022 lalu.
SUMUR BOR: Proses pembuatan sumur bor atau irigasi air tanah dangkal di Desa Sumberkima pada tahun 2022 lalu.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kementerian Pertanian menggelontorkan bantuan senilai miliaran rupiah bagi petani di Buleleng.

Nilainya pun fantastis. Total nilai bantuan mencapai Rp 1,3 miliar. Kelompok tani maupun subak akan menerima bantuan mulai dari Rp 86 juta hingga Rp 200 juta.

Bantuan itu bermacam-macam. Mulai dari sumur bor, mesin pompa air, jalan produksi tani, hingga pembagi air pada saluran irigasi.

Bantuan-bantuan itu akan digelontorkan pada tahun ini. Harapannya para petani dapat meningkatkan produktivitas hasil tani.

Seperti di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak. Kelompok Tani Daun Pertiwi akan mendapat bantuan sumur bor yang terdiri atas mesin, rumah mesin, hingga pipa distribusi.

Batuan sumur bor itu senilai Rp 120 juta. Harapannya petani dapat mengolah lahan dengan lebih produktif lagi.

Selain Kelompok Tani Daun Pertiwi, bantuan serupa juga diberikan kepada Kelompok Tani Lingkar Nadi dan Kelompok Tani Suka Sejati di Desa Sumberkima, Kelompok Tani Abdi Rahayu di Desa Patas, Kelompok Tani Celuk Buluh di Desa Kalibukbuk, dan Subak Anturan di Desa Anturan.

“Harapannya kan petani yang biasanya hanya bercocok tanam setahun sekali, bisa meningkat menjadi dua kali setahun. Syukur-syukur kalau bisa tiga kali setahun,” kata Kabid Sarana Prasarana pada Dinas Pertanian Buleleng, Made Sila Darma, Minggu (11/2/2024).

Selain itu, petani juga akan mendapat program bangunan pelengkap irigasi. Bangunan yang dimaksud yakni sarana untuk optimalisasi pembagian air.

Fasilitas itu akan diberikan pada Subak Uma Panji di Desa Baktiseraga, Subak Raja Pelawa di Desa Dencarik, serta Subak Pancoran di Desa Panji Anom. Masing-masing subak menerima bantuan senilai Rp 86 juta.

Selanjutnya Subak Pengulon di Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak juga menerima bantuan senilai Rp 120 juta untuk perbaikan dam parit.

Terakhir Kelompok Tani Arjuna di Desa Sumberklampok menerima bantuan senilai Rp 200 juta untuk peningkatan kualitas jalan produksi tani.

“Semuanya nanti akan dilakukan secara swakelola oleh masing-masing kelompok tani dan subak,” jelas Sila Darma. (*)

Editor : Eka Prasetya
#sumur bor #petani #kementerian pertanian #buleleng #bantuan