Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Fakta! Masih Ada Masyarakat Bali Belum Punya Listrik Sendiri. Contohnya Ada di Buleleng

Eka Prasetya • Jumat, 5 April 2024 | 23:15 WIB

 

MENYALA: Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menyalakan listrik di rumah Nyoman Buda Asmara, warga Desa Nagasapeha, Kecamatan Buleleng yang tidak punya sambungan listrik sendiri.
MENYALA: Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menyalakan listrik di rumah Nyoman Buda Asmara, warga Desa Nagasapeha, Kecamatan Buleleng yang tidak punya sambungan listrik sendiri.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pulau Bali gemerlap dengan dunia pariwisata. Tapi di tengah gemerlap pariwisata itu, ada masalah yang terpendam.

Hingga kini masih ada warga yang belum memiliki sambungan listrik sendiri.

Mereka harus menumpang listrik dari orang lain. Pola ini kerap dikenal dengan sebutan nyantol listrik.

Kondisi itu masih dapat ditemui di Buleleng. Masih ada warga yang harus nyantol listrik karena tidak mampu membayar biaya sambungan baru listrik.

Setidaknya ada masih ada 32 unit rumah di Buleleng yang belum memiliki sambungan listrik secara mandiri.

Seperti yang terjadi di Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng. Setidaknya ada empat keluarga di desa tersebut yang tidak memiliki sambungan listrik sendiri.

Salah seorang diantaranya adalah Nyoman Buda Artana, 53. Dia membangun sebuah rumah di atas tanah milik Desa Adat Nagasepaha, yang terletak di wilayah Banjar Dinas Delod Margi.

Buda baru setahun terakhir tinggal di sana. Sebelumnya juga dia menempati tanah milik desa adat. Namun lokasinya terletak di wilayah Banjar Dinas Dajan Margi.

“Tanah ini milik desa. Saya buat rumah juga belum selesai. Untuk listrik saya nempel sama tetangga,” katanya.

Ia mengaku selama ini selalu punya keinginan memiliki sambungan listrik sendiri. Apa daya belum punya biaya.

Jumat (5/4/2024) pagi, mimpinya jadi kenyataan. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali melalui karyawan PLN, memberikan bantuan kepada keluarga Nyoman Buda Asmara.

Nyoman Buda mendapat bantuan sambungan listrik dengan daya 450 VA. Bantuan itu diserahkan lewat seremoni yang dihadiri Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana.

General Manager PLN UID Bali, I Wayan Udayana mengakui saat ini di Bali masih ada rumah yang belum memiliki sambungan listrik sendiri.

Kali ini pihaknya melalui karyawan PLN memberikan bantuan kepada 32 rumah yang ada di Buleleng.

“Biaya instalasi, sertifikat laik operasi, sampai biaya penyambungan itu kami yang menanggung,” ujarnya.

Ia berharap upaya itu dapat mendorong rasio elektrifikasi di Bali menyentuh angka 100 persen. Sebab rata-rata desa dan kecamatan di Bali rasionya telah menyentuh angka 100 persen.

“Mudah-mudahan yang dapat listrik bisa menggunakannya untuk kegiatan-kegiatan yang lebih produktif, sehingga pada akhirnya keluarga menjadi lebih sejahtera,” harapnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #Nagasepaha #listrik #buleleng #pln