Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Longsor di Desa Alasangker Buleleng, Ketinggian Timbunan Material Sampai 3 Meter

Eka Prasetya • Minggu, 21 April 2024 | 19:55 WIB

 

LONGSOR: Proses pembersihan material longsor di Banjar Dinas Juwuk Manis, Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng.
LONGSOR: Proses pembersihan material longsor di Banjar Dinas Juwuk Manis, Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Musibah tanah longsor terjadi di Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng.

Akibat bencana alam tersebut, jalan tidak bisa dilalui masyarakat. Timbunan material juga cukup tebal, hingga mencapai 3 meter.

Mengacu Data Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, bencana terjadi pada pukul 16.20, Sabtu (20/4/2024).

Peristiwa bermula saat hujan lebat mengguyur wilayah Buleleng dan sekitarnya. Hujan terjadi sejak pagi hingga sore hari.

Sekitar pukul 16.20, tebing setinggi 7 meter yang ada di Banjar Juwuk Manis tiba-tiba mengalami longsor.

Akibat peristiwa tersebut jalan desa yang memiliki lebar 8 meter dengan panjang 17 meter tertutup material longsor.

Bukan hanya itu, timbunan material cukup tebal, mencapai 3 meter. Ditambah lagi ada pohon jati dengan diameter 40 centimeter yang ikut tumbang.

Warga akhirnya meminta bantuan BPBD Buleleng melakukan penanggulangan material longsor tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengungkapkan, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng berusaha melakukan pembersihan di lokasi tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan untuk membantu mengurai material yang cukup tebal.

“Kami bersihkan secara manual, dibantu oleh warga dan personel dari Dinas Pemadam Kebakaran,” kata Ariadi.

Pembersihan secara manual dilakukan dengan pertimbangan pembersihan masih bisa dilakukan secara bergotong royong.

Pertimbangan lainnya, memerlukan waktu cukup lama bagi alat berat menjangkau wilayah tersebut.

Ditambah lagi akses jalan tersebut sangat vital bagi warga. Karena ruas tersebut sangat vital bagi Banjar Dinas Juwuk Manis menuju pusat desa.

“Pembersihan kami lakukan selama 4 jam, dari jam 17.30 sampai jam 21.30. Sudah tuntas dan sudah terbuka seperti semula,” ujar Ariadi. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bencana alam #musibah #longsor #alasangker #tanah longsor #buleleng