Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Parah! Alasan Gabut, Remaja di Buleleng Lempari Truk di Jalan Raya. Begini Tindak Lanjut Polisi

Eka Prasetya • Senin, 22 April 2024 | 01:18 WIB

 

KENAKALAN REMAJA: Bhabinkamtibmas Desa Bungkulan memberikan teguran dan pembinaan kepada remaja yang melakukan pelemparan telur pada kendaraan yang melintas di jalan raya.
KENAKALAN REMAJA: Bhabinkamtibmas Desa Bungkulan memberikan teguran dan pembinaan kepada remaja yang melakukan pelemparan telur pada kendaraan yang melintas di jalan raya.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ada-ada saja ulah remaja di Buleleng. Mereka melempari truk yang melintas di jalan raya.

Peristiwa tersebut membuat sopir truk material yang biasa melintas di jalan raya kawasan Kabupaten Buleleng menjadi resah.

Para pengemudi pun mendesak polisi mengambil sikap. Sebab hal tersebut sudah meresahkan.

Terbaru keluhan soal aksi pelemparan truk tersebut viral di media sosial. Selain pengemudi truk, pengemudi mobil Elf yang kebetulan melintas di Jalan Raya Singaraja-Amlapura juga menjadi korban.

Mobil mereka dilempari menggunakan telur. Dampaknya ketika mengenai kaca depan, pengemudi tidak dapat melihat jelas ke arah depan.

Hal tersebut dapat memicu kecelakaan lalu lintas, karena pengemudi tidak bisa melihat jalan dengan jelas.

Polisi kemudian menelusuri pelaku pelemparan tersebut. Ternyata pelakunya masih di bawah umur. Mereka berinisial S dan A, pelajar asal Desa Bungkulan.

Pada Sabtu (20/4/2024), keduanya dibawa ke Kantor Perbekel Bungkulan dengan didampingi orang tua dan kelian banjar dinas di tempat tinggalnya.

Kedua remaja tersebut mengaku melempari kendaraan yang melintas menggunakan telur karena merasa gabut alias iseng.

Telur-telur itu didapat dari sarana upakara berupa penjor yang ada di sekitar Desa Bungkulan.

Mereka berdua kemudian meminta maaf di hadapan Bhabinkamtibmas Desa Bungkulan, Bripka I Putu Harisandy Mahayuda.

Hasil penyelidikan polisi, tindakan keduanya murni karena kenakalan remaja. Mereka berdua tidak punya inisiatif melakukan tindak kriminal.

Polisi pun menyerahkan kedua remaja tersebut kepada orang tuanya masing-masing untuk dibina, dengan harapan tidak mengulangi perbuatan yang sama.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika saat dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa pelemparan kendaraan tersebut.

Menurut Darma, masalah tersebut sudah diselesaikan lewat mediasi oleh Polsek Sawan.

“Betul memang ada kejadian seperti itu. Tapi sudah diselesaikan oleh kedua belah pihak,” kata Darma. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#iseng #remaja #kenakalan remaja #buleleng #Gabut #Bungkulan