Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pramuka Buleleng Dituntut Lebih Kreatif dan Inovatif

Francelino Junior • Minggu, 28 April 2024 | 17:05 WIB
Pramuka dituntut mencanangkan program inovatif dan kreatif untuk menggaet minat anggota-anggota baru.
Pramuka dituntut mencanangkan program inovatif dan kreatif untuk menggaet minat anggota-anggota baru.

SINGARAJA-Untuk menarik minat siswa untuk bergabung, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa meminta agar anggota pramuka dapat lebih kreatif dan inovatif. 

Harapan ini tentu penting, agar pramuka tetap menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah.

Sehingga untuk tetap membuat pramuka menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah, pramuka Buleleng diminta melakukan langkah-langkah kreatif dan inovatif.

Yang tentunya bermuara pada ketertarikan siswa untuk bergabung menjadi anggota. 

Suyasa menyebutkan, Kwarcab Pramuka Buleleng satu komando dan mengikuti instruksi serta keputusan dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tentang pentingnya Pramuka di sekolah. 

“Semua koordinasi konsultasi sudah dilakukan oleh Kwarnas pada Mendikbud. Dan tentu kita sebagai organisasi yang berbasis pada pendidikan karakter ya mengikuti regulasi apa yang diajukan oleh pemerintah,” jelasnya usai membuka Sidang Paripurna Cabang (Sidparcab) Pramuka Penegak dan Pandega Tahun 2024 di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Sabtu (27/4) pagi.

Suyasa melanjutkan, ada Undang-Undang Kepramukaan yang juga mengatur kewajiban setiap sekolah ada Gugus Depan (gudep). Sehingga, keberadaan pramuka bisa tetap terjaga di sekolah. Yang artinya, setiap sekolah harus ada pramuka. 

Walaupun sudah tidak menjadi ekstrakurikuler yang wajib, aktivitas gudep harus tetap ada. Suyasa pun meyakinkan bahwa kegiatan-kegiatan kepramukaan tersebut masih tetap berlangsung. 

“Jadi tidak ada yang perlu diperdebatkan lebih jauh. Tinggal mengemas kegiatan atau aktivitas tersebut agar lebih menarik para siswa untuk mengikuti pramuka,” ujar Suyasa yang juga Sekda Buleleng.

Hanya saja saat ini anggota-anggota pramuka harus lebih kreatif, inovatif, dan memiliki kemampuan untuk mengemas kegiatan kepramukaan menjadi lebih menarik.

Tentu hal ini menjadi tantangan tersendiri agar pramuka mampu meningkatkan kualitas, juga mampu merancang kegiatan yang membaca prospek masa depan.

“Supaya pramuka tetap dicintai, tantangannya mampu membangun prospek dari sisi proses-proses program kegiatan dan pendidikan karakter yang dibangun,” pungkasnya. ***

Editor : Donny Tabelak
#bupati buleleng #rakernas #pramuka