Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Rusak di Desa Pegadungan Buleleng Diviralkan

Francelino Junior • Selasa, 7 Mei 2024 | 03:03 WIB
Warga Banjar Dinas Batudinding melakukan upaya swadaya jalan penghubung Desa Pegadungan dan Desa Pegayaman yang rusak berat. Mereka mengharapkan pemerintah bisa memperbaiki akses tersebut secepatnya.
Warga Banjar Dinas Batudinding melakukan upaya swadaya jalan penghubung Desa Pegadungan dan Desa Pegayaman yang rusak berat. Mereka mengharapkan pemerintah bisa memperbaiki akses tersebut secepatnya.

SINGARAJA-Warga Banjar Dinas Batudinding, Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng geram, lantaran jalan di wilayahnya tidak kunjung diperbaiki.

Padahal jalan yang berstatus kabupaten itu sudah sering diusulkan untuk diperbaiki.

Sebelumnya pada Minggu (5/5) pagi, beredar video di media sosial yang menampilkan sejumlah warga yang menyampaikan protes atas rusaknya jalan tersebut. Mereka meminta agar akses tersebut dapat segera diperbaiki.

Dalam video itu juga memperlihatkan kondisi jalan yang dalam keadaan rusak berat, sehingga diperlukan perbaikan.

Bukan hanya kerusakan jalan, warga juga mengeluhkan soal kerusakan jembatan yang sangat vital bagi aktivitas warga. Hingga kini jembatan itu belum juga diperbaiki.

Kepala Dusun/Kelian Banjar Dinas Batudinding, Ketut Soma Redana Yasa mengatakan jalan tersebut merupakan penghubung antara Desa Pegadungan dan Desa Pegayaman, yang berstatus jalan kabupaten.

Jalan sepanjang 1.450 meter itu sebenarnya sudah sering diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) kecamatan sejak tahun 2017. Tetapi, usulan tersebut tidak pernah di-acc

Kemudian pada tahun 2020, Soma mengatakan usulan perbaikan jalan itu masuk dalam draft perbaikan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, tetapi harus batal karena di saat bersamaan sedang terjadi pandemi Covid-19. Lalu diundur kembali ke tahun 2020.

“Awal tahun 2024, ada tim survei dari PU pusat diantar Dinas PUTR kabupaten, katanya ada dana pusat mau perbaiki. Tetapi setelah dikonfirmasi kembali, belum ada kepastian. Sehingga tiyang buat video ini biar cepat direspons,” ujarnya dikonfirmasi pada Senin (6/5) siang.

Soma mengaku tidak enak hati dengan warganya, karena setiap ada pertemuan dengan warga, perbaikan jalan selalu menjadi pembahasan.

Sedangkan ia tidak bisa memberi jawaban pasti, karena tidak mendapatkan kepastian juga mengenai perbaikan jalan itu.

Mengingat jalan tersebut menjadi akses utama bagi pendidikan dan perekonomian warga Banjar Dinas Batudinding tiap harinya.

Selain menjadi salah satu jalur penghubung dari Desa Pegadungan menuju Desa Pegayaman, selain melewati jalur pasut katiasa.

Soma menyebutkan, jalur batudinding sebenarnya lebih mudah dilalui ketimbang jalur pasut katiasa.

Tetapi rusaknya jalan, membuat masyarakat lebih memilih menghindari jalur batudinding, meski medan yang ditempuh harus lebih ekstrim.

“Bahkan dari tahun 2017 kami lakukan penambalan menggunakan beton dengan dana swadaya masyarakat. Tetapi kini sudah rusak total, kami tidak bisa lakukan dana swadaya dan gotong royong perbaikan lagi. Terakhir perbaikan swadaya tahun 2022,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra belum memberikan penjelasan terkait jalan tersebut, maupun mengenai perbaikannya.

“Saya masih rapat,” singkatnya menjawab saat dihubungi. ***

Editor : Donny Tabelak
#jalan rusak #jalan kabupaten #desa pegadungan #pemkab buleleng