Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Buleleng Dapat Program Air Bersih. Air Dijamin Mengalir Sampai ke Rumah

Eka Prasetya • Minggu, 12 Mei 2024 | 23:09 WIB

 

PAMSIMAS: Warga di Buleleng membangun bak penampungan air lewat program pamsimas.
PAMSIMAS: Warga di Buleleng membangun bak penampungan air lewat program pamsimas.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengucurkan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) ke Buleleng.

Tahun ini, ada 6 desa yang akan mendapatkan program tersebut. Masing-masing Desa Wanagiri di Kecamatan Sukasada, Desa Gobleg di Kecamatan Banjar, Desa Petandakan dan Anturan di Kecamatan Buleleng, Desa Bestala di Kecamatan Seririt, dan Desa Pelapuan di Kecamatan Busungbiu.

Penunjukan desa-desa tersebut sesuai dengan SK Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 775/KPS/2024. Dalam SK itu disebutkan bahwa keenam desa itu berhak mendapat program setelah melalui proses verifikasi dari kementerian.

Baca Juga: Yayasan IDEP Gandeng Made Taro, Mendongeng di Buleleng Soal Krisis Air

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra mengatakan, pihaknya sebenarnya mengusulkan beberapa desa untuk mendapat program pamsimas.

Dinas PUTR bersama Balai Prasarana Permukiman Wilayah melakukan verifikasi lapangan. Verifikasi harus menunjukkan bahwa desa-desa tersebut memang benar-benar mengalami rawan air.

“Setelah dilakukan verifikasi faktual, memang 6 desa itu yang layak menerima program pamsimas. Yang lain sebenarnya juga layak, tapi karena keterbatasan dana diterapkan skala prioritas dulu,” kata Adiptha saat dihubungi Minggu (12/5/2024).

Adiptha mengatakan, Desa Wanagiri dan Desa Gobleg menjadi prioritas karena wilayah itu kesulitan air bersih. Kendati mereka ada di wilayah hulu, tetapi warga setempat kesulitan mendapatkan air.

Sumber air di desa-desa tersebut berada di bawah. Sementara pemukiman masyarakat ada di ketinggian. Sehingga warga kerap kesulitan air bersih, apalagi pada musim kemarau.

“Nanti akan ada pompa air yang mengalirkan air ke atas sampai pemukiman warga. Harapannya nanti air bisa mengalir sampai ke rumah-rumah,” ujarnya.

Baca Juga: Memuliakan Sumber Air, Komunitas Kayoman Pedawa Gandeng Akademisi Jepang Tanam Pohon di Kawasan Perbukitan Bali Utara

Lebih lanjut dijelaskan, masing-masing desa akan menerima bantuan program senilai Rp 400 juta. Setiap desa diharapkan bisa menyambungkan 100 sambungan air bersih hingga ke rumah.

Tak menutup kemungkinan jumlah sambungan air bersih akan meningkat. Sebab program itu dikelola lewat mekanisme swakelola oleh kelompok masyarakat.

“Lebih banyak lebih bagus. Harapan kami kan bisa lebih dari 100 sambungan per desa. Sehingga akses air bersih bisa dirasakan oleh masyarakat lebih luas,” demikian Adiptha. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#Petandakan #anturan #wanagiri #pamsimas #Pelapuan #air bersih #gobleg #buleleng #bestala