SINGARAJA-Warga Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng mengeluhkan jalan desa mereka yang kini menjadi krodit serta dibumbui suara knalpot yang memekikkan telinga. Hal ini disampaikan saat Jumat Curhat Polres Buleleng pada Jumat (14/6).
Jumat Curhat sebagai upaya polisi menyapa dan menyerap aspirasi masyarakat, kembali mendapat suara-suara keluhan. Warga Desa Jinengdalem mengaku ada beberapa masalah utama yang mereka hadapi di jalan desa.
Mereka mengeluhkan volume kendaraan yang hilir mudik di jalan desanya, yang mengakibatkan jalan menjadi lebih krodit. Selain itu, penggunaan knalpot brong juga sering membuat mereka kesakitan telinga.
Ini disampaikan ke polisi, mengingat jalan desa mereka tidak terlalu lebar tetapi juga digunakan sebagai akses menuju salah satu kampus di Singaraja.
"Kami akan memberikan edukasi terlebih dahulu kepada para pengguna knalpot brong sebelum mengambil tindakan tegas," ujarnya Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi menyikapi keluhan masyarakat.
Mengenai kemacetan, AKBP Widwan menyampaikan akan meningkatkan patroli dan pengaturan lalu lintas di jam rawan macet. Nantinya, petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng dan Polsek Kota Singaraja akan melakukan atensi.
Bersamaan dengan itu, masyarakat Desa Jinengdalem juga melakukan deklarasi dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba oleh kepolisian.
"Tentu kami juga mendukung penuh langkah aparatur desa, untuk membantu mengamankan warganya yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, kalau hanya mengamankan silakan," tegasnya. ***
Editor : Donny Tabelak