SINGARAJA-Pengadaan seragam sekolah di Bali khususnya di Kabupaten Buleleng diharapkan memprioritaskan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Hal ini untuk turut mendorong perekonomian daerah.
Usulan dan anjuran ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Bali, I Nyoman Sugawa Korry saat berkunjung ke Bali utara pada Jumat (21/6).
Katanya, banyak pengaduan mengenai alat kelengkapan sekolah yang diterimanya. Termasuk seragam untuk siswa baru.
Menurut Sugawa Korry, lebih baik memberikan kesempatan kepada usaha-usaha di kabupaten/kota daripada memusatkan semuanya di provinsi.
Tentu ini akan berdampak pada perekonomian daerah, karena akan ada uang yang berputar.
"Jangan dikonsentrasikan di provinsi, karena di tingkat kabupaten dan kota juga banyak tenaga kerja yang sangat bergantung dari usaha ini," kata Sugawa Korry.
Meski pengadaan seragam sekolah, lanjut Sugawa Korry, perlu dikoordinasikan oleh sekolah dan komite sekolah.
Namun ia menyarankan agar dalam penanganannya tetap melalui UMKM di daerah.
"Kita dukung siswa agar membeli langsung kepada UMKM setempat," tutupnya.
Untuk diketahui, Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 untuk tingkat SMA/SMK di Bali akan berlangsung mulai tanggal 19-29 Juni.
Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada tanggal 6 Juli, dan proses daftar ulang dilakukan pada tanggal 8-10 Juli.
Sementara, untuk jadwal PPDB 2024 di SD, pendaftarannya berlangsung pada tanggal 24-29 Juni. Pengumuman seleksi tanggal 1 Juli, dan pendaftaran kembali tanggal 2-12 Juli.
Sedangkan untuk jadwal pendaftaran PPDB 2024 tingkat SMP terlaksana pada tanggal 24 Juni sampai 3 Juli.
Pemetaan di sekolah tanggal 4 Juli dan pemetaan di kabupaten tanggal 5 Juli. Kemudian pengumuman pada tanggal 8 Juli dan pendaftaran kembali pada tanggal 9-13 Juli. ***
Editor : Donny Tabelak