Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Penerimaan Peserta Didik Baru, Disdikpora Buleleng Pastikan Semua Siswa Dapat Sekolah

Francelino Junior • Kamis, 11 Juli 2024 | 03:05 WIB
Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika sebut pihaknya memastikan semua siswa lulusan SD dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMP.
Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika sebut pihaknya memastikan semua siswa lulusan SD dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMP.

SINGARAJA-Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng memastikan seluruh siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Hal ini ditegaskan Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika.

Dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kabupaten Buleleng tahun 2024, tercatat ada 12 ribu siswa lulusan SD. Sementara daya tampung SMP di Buleleng ternyata hanya 11 ribu saja.

Meski begitu, ternyata tidak serta merta seluruh satuan pendidikan SMP telah penuh. Melainkan ada SMP yang ternyata kelebihan pendaftar, dan ada juga yang kekurangan pendaftar.

“Disdikpora Buleleng pastikan semua siswa dapat sekolah, pasti saya kejar. Kecuali yang memang sudah pindah ke luar Buleleng,” ujar Astika ditemui pada Rabu (10/7) siang.

Ia mencontohkan, SMPN 3 Sukasada yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng yang mendaftar hanya 107 orang.

Sedangkan daya tampungnya 128 orang siswa. Mirisnya lagi, tahun lalu di sekolah ini sudah berkurang satu kelas.

Dari penelusuran, kebanyakan siswa lulusan SD lebih memilih sekolah lain ketimbang menempuh pendidikan di SMPN 3 Sukasada. Padahal, kata Astika, siswa dari Desa Ambengan dan Desa Gitgit bisa bersekolah di sana. Melainkan mereka memilih SMPN 2 Sukasada.

Tentu ini berbanding terbalik dengan SMPN 1 Singaraja, yang mendaftar dari jalur prestasi saja sebanyak 313 orang. Sedangkan daya tampungnya sebanyak 539 orang siswa. Jumlah 313 orang itu belum termasuk dengan jalur PPDB lainnya.

Begitu juga dengan SMPN 4 Singaraja, yang jumlah pelamarnya mencapai 477 orang. Padahal daya tampung mereka hanya 352 orang.

“Saya kira persepsi masyarakat masih terkait sekolah favorit, Padahal pemerintah telah memberikan perhatian terhadap kesetaraan atas sarana dan prasarana, agar semua sekolah merasakan semua,” lanjutnya.

Astika mengungkapkan juga, bahwa pada PPDB 2024 ini kebanyakan siswa lulusan SD cenderung mencari sekolah ke kota.

Utamanya menggunakan jalur prestasi. Tetapi, tidak semua berhasil mendapatkan sekolah yang difavoritkan atau diinginkan di Kota Singaraja. 

Maka untuk itu, Disdikpora Buleleng akan mendistribusikan siswa-siswi pendaftar yang tidak mendapatkan sekolah, ke zona wilayah masing-masing. Sehingga mereka bersekolah di wilayah masing-masing.

Ia mencontohkan, seperti siswa yang dari Kecamatan Banjar akan didistribusikan ke sekolah yang berada di Kecamatan Banjar.

Begitu juga dengan sekolah yang berada di Kecamatan Tejakula, akan didistribusikan siswa yang berada di wilayah tersebut. 

Begitu juga bagi siswa yang berada di wilayah Kota Singaraja. Misalnya berada di wilayah Kelurahan Banjar Tegal, amak didistribusikan ke SMPN 6 Singaraja.

Juga siswa yang berada di wilayah Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada akan disalurkan ke SMPN 4 Singaraja.

“Untuk solusi SMPN 3 Sukasada, siswa dari sekolah penyanding yang tidak diterima, akan kami distribusikan ke sana. Penyandingnya itu, SMPN 1 Sukasada, SMPN 2 Sukasada, dan SMPN Satap 3 Sukasada,” sambungnya.

Astika menegaskan bila sekolah harus taat dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nomor 47 Tahun 2023 tentang Standar Pengelolaan Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. 

Yang dalam Pasal 8 ayat (2), disebutkan bila jumlah siswa dalam satu kelas paling banyak 32 orang untuk tingkat SMP.

Sedangkan dalam Pasal 8 ayat (5), dijelaskan bila rombongan belajar untuk SMP sebanyak tiga sampai 33.

“Ini untuk mendapatkan suasana belajar aman dan nyaman,” pungkas Kepala Disdikpora Buleleng itu. ***

Editor : Donny Tabelak
#ppdb #disdikpora buleleng #penerimaan peserta didik baru