Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Lapor Pak! Sebanyak 42 Guru Madrasah Ibtidaiyah Digembleng Jadi Pembina Pramuka

Francelino Junior • Rabu, 31 Juli 2024 | 03:05 WIB
Guru yang bertugas di Madrasah Ibtidaiyah digembleng menjadi pembina pramuka.
Guru yang bertugas di Madrasah Ibtidaiyah digembleng menjadi pembina pramuka.

SINGARAJA, radarbuleleng.id- Sebanyak 42 guru yang bertugas di Madrasah Ibtidaiyah (setara SD) di Kabupaten Buleleng, digembleng untuk menjadi pembina pramuka.

Kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD) Golongan Penggalang ini berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 28 Juli sampai 2 Agustus di Madrasah Ibtidaiyah Ta'riful Fuad, Kecamatan Gerokgak.

KMD merupakan kegiatan yang luar biasa untuk calon pembina, terutama dalam memberikan bekal kemampuan teknik kepramukaan bagi para pembina pramuka. 

Termasuk dengan cara-cara membina peserta didik dengan upaya-upaya inovatif untuk terus menghadirkan pola pembinaan yang menarik dan berdampak bagi pembangunan karakter peserta didik.

KMD ini diharapkan melahirkan pembina pramuka yang handal dan mampu menjawab tantangan kepramukaan saat ini.

Kegiatan ini dilakukan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Buleleng bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buleleng, yang menggandeng Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng.

Wakil Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Made Astika mengatakan bahwa kegiatan kepramukaan di setiap jenjang, diharapkan mampu menjawab semua dinamika yang terjadi.

Unsur kreativitas pun sangat penting, karena dapat sejalan dengan kurikulum yang diberlakukan di tiap satuan pendidikan. Tentu muaranya adalah peningkatan akhlak mulia peserta didik.

Astika menjelaskan bila pramuka yang berpangkalan di madrasah ibtidaiyah Kemenag Buleleng, yang juga salah satu gugus depan, diharapkan mampu terus berinovasi dalam mengembangkan kegiatan yang berkualitas.

”Kegiatan kepramukaan yang menarik dan menantang bagi kaum muda, sangatlah diperlukan untuk menjadi wadah berkreatifitas, tanpa menghilangkan unsur-unsur pendidikan didalamnya,” ujarnya pada Selasa (30/7).

Sementara itu, Kasi Pendidikan Islam Kemenag Buleleng, Lewa Karma menyampaikan bila pembina pramuka di Madrasah Ibtidaiyah masih diperlukan, tujuannya untuk membentuk karakter anak didik.

”Kegiatan pramuka menjadi salah satu penilaian yang bisa mengangkat harkat dan martabat generasi dan untuk kepentingan pembangunan manusia Indonesia dan Buleleng pada khususnya,” katanya. ***

Editor : Donny Tabelak
#guru madrasah #kementerian agama #pembina pramuka