SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Para dosen dan mahasiswa di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha (FBS Undiksha) punya cara sendiri memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.
Mereka menggelar pameran seni rupa di Galeri Paduraksa FBS Undiksha, di Jalan Ahmad Yani, Singaraja. Selain diikuti mahasiswa dan dosen, pameran itu juga melibatkan para alumni maupun pensiunan dosen.
Pameran bertajuk First Action itu menghadirkan 42 jenis karya. Mulai dari lukisan, prasi, kriya patung, maupun kriya keramik. Pameran berlangsung mulai 12-30 Agustus.
"Kebetulan bersamaan dengan bulan kemerdekaan, jadi kami memaknai momentum ini agar api dan semangat kreativitas tetap terjaga,” ujar I Wayan Sudiarta, Koordinator Pameran saat ditemui kemarin (12/8/2024).
Baca Juga: Seniman Bali Angkat Kisah Subak di Bali Lewat Pameran Lukisan
Menurutnya, pameran tidak menetapkan tema sebagai garis besar karya. Namun membebaskan para seniman untuk menentukan sendiri karya yang akan ditampilkan.
Semangat itu sejalan dengan semangat kemerdekaan. Mereka secara merdeka menghasilkan karya-karya yang hendak dipamerkan.
Menurut Sudiarta, banyak karya yang memang lebih menunjukkan ketertarikan pada sumber-sumber di sekitar seniman. Seperti budaya, religi, bahkan interpretasi sendiri atau imajinasi dari para seniman.
”Tidak ada kurasi terhadap karya. Kalau toh ada kurasi, hanya terhadap senimannya. Jadi mereka yang masih tetap konsisten berkarya, kami libatkan dalam pameran ini,” jelasnya.
Baca Juga: PCNU Buleleng Gelar Pameran Arsip Jadul. Ada Arsip dari Tahun 1954
Sementara itu, Rektor Undiksha, I Wayan Lasmawan mengatakan, pameran ini sejalan dengan upaya kampus yang terletak di Buleleng itu yang ingin bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).
Pameran seni rupa tersebut merupakan salah satu upaya mengenalkan kembali Undiksha ke masyarakat. Sehingga memberikan sebuah daya tawar di mata masyarakat.
Tentu harapannya, agar pameran ini dapat menjadi agenda tahunan yang menjadi wadah bagi seniman lokal maupun internasional.
”Kalau bisa levelnya meningkat, tidak hanya lokal saja, tapi jadi internasional. Saya yakin itu bisa terjadi,” harapnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya