SINGARAJA, radarbuleleng.id- Dalam rangka persiapan sebelum berangkat tugas atau pratugas, personel Yonif 741/Garuda Nusantara melaksanakan aksi humanis di Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng.
Mereka mengajarkan dan mensosialisasikan pembuatan kue beppa janda.
Kegiatan edukasi ini dilakukan sebelum personel Yonif 741/Garuda Nusantara melaksanakan tugas pengamanan perbatasan Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL), tepatnya di Pos Delomil Kipam II.
Danpos Delomil Kipam II, Letda Inf Raphael A. A. Siahaan menjelaskan bahwa pratugas merupakan pelatihan kepada prajurit sebelum berangkat penugasan.
Tujuannya agar mereka dapat mengaplikasikan kegiatan dan siap bertugas di perbatasan yang sebenarnya.
Sosialisasi kue ini menyasar masyarakat serta pelajar SMK di Desa Telaga. Mereka juga diajari cara membuatnya, sehingga bisa diaplikasikan di rumah masing-masing.
”Ini bentuk humanis dan nilai edukasi ke masyarakat. Pratugas dilaksanakan dari tanggal 30 Juli hingga 24 Agustus,” ujarnya pada Sabtu (17/8).
Dijelaskan bahwa Satgas Pamtas RI-RDTL memiliki tiga kompi dan 28 pos pengamanan.
Pada tiap pos, memiliki produk unggulan tersendiri yang harus disosialisasikan ke masyarakat sekitar.
Letda Raphael mengatakan di Pos Delomil mengusung program peningkatan peluang ekonomi kreatif dari bahan singkong menjadi produk unggulan lokal.
”Tujuannya untuk meningkatkan dan menjadi contoh perekonomian masyarakat di sekitar. Kami bawa produk unggulan makanan ringan khas Bugis, kue beppa janda,” jelasnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Telaga, Kadek Hendra Mahayuda mengapresiasi kegiatan TNI AD yang berlangsung di wilayahnya selama hampir dua pekan.
Apalagi salah satu kegiatan mereka adalah mengedukasi tentang produk baru.
”Kue basah dari umbi singkong adalah salah satu produk baru. Kami usahakan ke depan menjadikan produk UMKM terutama ibu rumah tangga,” katanya. ***
Editor : Donny Tabelak