Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sandiaga Uno Minta Desa Les Pertahankan Konsep Pariwisata Berbasis Kelestarian Lingkungan

Francelino Junior • Minggu, 1 September 2024 | 04:05 WIB
Menparekraf RI, Sandiaga Salahudin Uno melakukan visitasi ke Desa Les dalam rangka penilaian ADWI 2024. Desa Les masuk dalam 50 besar ADWI 2024.
Menparekraf RI, Sandiaga Salahudin Uno melakukan visitasi ke Desa Les dalam rangka penilaian ADWI 2024. Desa Les masuk dalam 50 besar ADWI 2024.

SINGARAJAradarbuleleng.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno meminta agar Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng untuk mempertahankan konsep pariwisata berbasis kelestarian lingkungan yang dimilikinya.

Katanya, ini akan menjadi nilai tawar tersendiri bagi Desa Les di dunia pariwisata.

Sandiaga Uno datang ke Kabupaten Buleleng dalam rangka visitasi desa wisata yang juga penilaian Anugerah Desa Wisata (ADW) 2024 pada Sabtu (31/8) pagi.

Desa Les merupakan salah satu dari 50 besar desa wisata yang dilakukan penilaian oleh Kementerian Parekraf RI.

Di desa ini, diklaim ada sejumlah atraksi wisata yang tidak mungkin didapatkan di tempat atau desa wisata lainnya.

Seperti Air Terjun Yeh Mampeh, Tari Baris Desa Les, coral reef transplantation, wahana bawah laut, hingga ekonomi kreatif yang melibatkan keunikan kuliner lokal.

Kata Sandiaga Uno, aneka ragam keunikan itu tentu akan menjadi daya tarik ke depannya.

Apalagi ia mengaku kagum dengan keunikan tradisi lokal, yakni tidak ada ngaben di Desa Les, yang berbeda dengan tradisi Bali pada umumnya.

”PR untuk Desa Les yaitu konsep pariwisata berbasis kelestarian lingkungan harus disiapkan lebih kuat lagi. Jika bandara jadi di bangun oleh pemerintah selanjutnya, Desa Les ini akan jadi zona pertama pariwisata,” katanya.

Pejabat negara yang juga politisi PPP itu juga mengatakan bahwa penyiapan SDM sangat penting bagi pariwisata di Bali utara dan Desa Les pada khususnya.

Ini harus menjadi perhatian agar permasalahan di Bali selatan tidak terbawa juga ke Bali utara.

Bahkan Sandiaga meminta agar pariwisata Bali utara harus benar-benar berbasis komunitas budaya, serta lingkungan berkualitas dan berkelanjutan.

”Pesan saya, agar Desa Les tetap berinovasi dan beradaptasi. Gunakan kesempatan ini untuk menyesuaikan dengan situasi terkini. Serta jangan lupa kolaborasi pentahelix,” lanjutnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Les, Gede Adi Wistara mengatakan bila rata-rata kunjungan wisatawan ke wilayahnya mencapai 500 orang dalam satu bulan. Namun, wisatawan mancanegara masih mendominasi ketimbang wisatawan domestik.

Ia mengungkapkan, bahwa wisatawan yang berlibur ke Desa Les sangat merata mengunjungi objek-objek wisata yang ada. Bahkan mereka juga menginap di homestay yang ada di sana.

”Kami tetap inovasi, sesuai dengan yang disampaikan oleh dewan juri juga Menteri Sandiaga Uno. Desa kami ini sangat natural, tidak ada yang mengada-ada,” katanya kepada Radar Bali.

Adi Wistara mengatakan, masuknya Desa Les dalam 50 besar ADWI 2024, membuat mereka mendapatkan banyak tawaran CSR.

Ini tentu sangat membantu mereka dalam menyempurnakan obyek-obyek wisata yang dirasa perlu penataan lebih lanjut.

”Dewan juri sempat tanya, Desa Les mau minta apa? Fasilitas atau SDM? Kami jawab minta SDM. Karena penting sekali penguatan-penguatan dan pengembangan SDM, seperti untuk guide maupun diver,” tutupnya.

Untuk diketahui, Desa Les menjadi satu-satunya desa wisata yang mewakili Provinsi Bali dalam ADWI 2024 yang digelar Kemenparekraf RI.

Masuknya mereka dalam 50 besar diumumkan langsung Menparekraf, Sandiaga Uno pada Minggu (26/5).

Masuknya Desa Les sampai 50 besar, merupakan prestasi membanggakan yang didapat wilayah yang masuk di Kecamatan Tejakula itu.

Melihat perjalanan mereka di tahun-tahun sebelumnya pada ADWI, tahun 2021 Desa Les hanya masuk 1000 besar, tahun 2022 masuk 300 besar, dan tahun 2023 hanya sampai 500 besar. ***

 

Editor : Donny Tabelak
#menparekraf sandiaga uno #desa les #desa wisata