SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Prestasi membanggakan diraih oleh remaja asal Buleleng, Monalitha Artha, 16.
Monalitha berhasil menyandang gelar Miss Tionghoa Bali 2024. Ia pun berhak masuk menjadi finalis sekaligus masuk dalam babak grand final Miss Tionghoa Indonesia 2024.
Monalitha merupakan remaja yang mukim di Desa Kalibukbuk, Buleleng. Ia merupakan putri dari pasangan Putu Budiartha dan Sarmila.
Baca Juga: Lomba Desa, Aparatur Desa dan Kelurahan Diharapkan Makin Profesional Kelola Anggaran
Bermukim di Buleleng, membuat Mona merasa dekat dengan budaya Tionghoa. Akulturasi budaya berlangsung dengan cukup baik.
Proses ibadah keturunan Tionghoa juga berjalan lancar. Komunitas Tionghoa juga banyak terdapat di Buleleng. Termasuk peninggalan sejarahnya.
"Banyak peninggalan budaya, kuliner dan juga bangunan-bangunan budaya tionghoa di Singaraja ini. Potensi ini yang menjadi daya tarik dan perlu dikembangkan,” kata Mona saat ditemui di rumahnya pada Minggu (1/9/2024).
Menghadapi babak grand final di Surabaya pada 13-15 September mendatang, Mona sudah mempersiapkan diri dengan baik.
Dia semakin intens mempelajari Bahasa Mandarin. Dia juga mengikuti modeling, public speaking, serta intens menggeluti budaya Tionghoa.
Baca Juga: Peserta Lomba Gerak Jalan di Buleleng Terjebak Macet, Pemerintah Saling Lempar Tanggung Jawab
“Banyak tradisi yang dilakukan antara budaya tionghoa dengan budaya lokal disini,” papar Mona.
Remaja yang juga pelajar SMAN 1 Singaraja itu berharap dukungan masyarakat dalam ajang Miss Tionghoa Indonesia kategori remaja.
Ia berharap agar masyarakat di Bali, maupun Buleleng khususnya dapat memberikan dukungan dengan cara memberikan vote melalui akun Instagram @misstionghoaindonesia.
“Mohon doa dan dukungannya agar Mona bisa menang dan mengenalkan Provinsi Bali dan Buleleng secara khusus di tingkat nasional," ujarnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya