Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Heboh, Warga Desa Dapdap Putih Jadi Korban Hipnotis, Terduga Pelaku Berhasil Diamankan

Francelino Junior • Kamis, 12 September 2024 | 00:35 WIB

 

Terduga pelaku ketika diamankan oleh warga. Ia diduga melakukan hipnotis kepada warga Desa Dapdap Putih hingga Rp 50 juta.
Terduga pelaku ketika diamankan oleh warga. Ia diduga melakukan hipnotis kepada warga Desa Dapdap Putih hingga Rp 50 juta.

SINGARAJAradarbuleleng.id- Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng dihebohkan dengan dugaan kejahatan hipnotis.

Seorang warga disebutkan menjadi korban oleh seorang pria asing. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (10/9).

Dari video amatir yang diterima radarbuleleng.id, beredar dua video dengan durasi 5 detik dan 31 detik.

Video tersebut menampilkan terduga pelaku hipnotis saat ditangkap dan saat berada di sebuah ruangan.

Berdasarkan informasi, terduga pelaku berinisial M, 42, asal Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia yang tampak mengenakan jaket abu, bercelana jeans, dan memakai udeng itu diamankan sejumlah warga berpakaian adat. Bahkan tampak juga tangannya diikat.

Terduga pelaku disebutkan berkeliling dengan modus menawarkan obat, kemudian melancarkan aksinya dengan meminta uang ke warga yang menjadi korban. Setelah berhasil, pria tersebut kemudian kabur.

Namun warga yang curiga, lalu mengamankannya di pinggir jalan wilayah Banjar Dinas Penataran, Desa Dadap Putih.

Warga kemudian bertanya kepada pria tersebut, dan mengaku mengambil uang salah satu warga dengan nominal Rp 2,5 juta. 

Warga yang geram dengan ulah pelaku, kembali mempertanyakan kejujuran terduga pelaku. Namun ia tetap bersikukuh, mengaku mengambil uang hanya Rp 2,5 juta saja.

Mencegah situasi memanas, pria berinisial M itu dibawa ke Mapolsek Busungbiu.

Perbekel Desa Dapdap Putih, I Gede Marjaya mengatakan bahwa terduga pelaku asal Bima itu diketahui sudah masuk ke desanya sejak satu minggu lalu. Warganya kemudian merasa curiga dengan gerak-gerik  pria tersebut.

Apalagi ada laporan warga yang mengaku kehilangan uang sejumlah Rp 50 juta, karena seolah-olah terhipnotis. Namun saat diamankan, pria berinisial M itu mengaku hanya mengambil uang Rp 2,5 juta.

”Kami tanya, ngaku dia ambil uang, tapi tidak dibawa katanya. Gelagatnya mencurigakan. Sudah diamankan biar tidak di-massa, dari kantor desa lalu ke Polsek Busungbiu,” ujarnya dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Rabu (11/9) siang.

Terpisah, Kapolsek Busungbiu, AKP Dewa Ayu Sri Wintari mengatakan bahwa pihaknya kini tengah melakukan klarifikasi, terkait dengan peristiwa yang viral di media sosial Facebook. Ini dilakukan agar informasi yang beredar tidak simpang siur.

”Pelaku jual barang, korban membeli. Masih ditelusuri ada unsur hipnotis atau kesadaran jual beli. Belum ada unsur pidana, karena masih klarifikasi informasi terkait,” katanya dikonfirmasi via sambungan telepon pada Rabu (11/9) siang. ***

Editor : Donny Tabelak
#pelaku hipnotis #polsek busungbiu #hipnotis