Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Waspada! Aksi Pelemparan Batu Marak di Jalur Pantura Buleleng. Empat Orang Driver Truk Jadi Korban

Eka Prasetya • Selasa, 15 Oktober 2024 | 13:58 WIB

 

PECAH: Salah satu truk yang dilempar batu saat melintas di Jalur Pantura Buleleng, tepatnya di ruas Jalan Raya Singaraja-Kubutambahan.
PECAH: Salah satu truk yang dilempar batu saat melintas di Jalur Pantura Buleleng, tepatnya di ruas Jalan Raya Singaraja-Kubutambahan.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Aksi pelemparan batu kembali terjadi di jalur Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Buleleng. Korbannya adalah para pengemudi alias driver truk.

Para driver truk material yang melintas di Jalan Raya Singaraja-Kubutambahan dibuat resah dengan peristiwa tersebut.

Informasi yang dihimpun RadarBuleleng.id, dalam seminggu terakhir sudah ada empat orang driver yang menjadi korban aksi pelemparan batu.

Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu (12/10/2024) dini hari. Saat itu ada dua orang driver yang menjadi korban. Keduanya merupakan driver asal Jembrana.

Driver tersebut diketahui membawa muatan pasir yang diambil di Karangasem. Selanjutnya mereka hendak menuju Negara.

Saat melintas di sekitar simpang tiga Desa Giri Emas menuju Jagaraga, truk mereka tiba-tiba dilempar batu oleh pengemudi sepeda motor.

“Kejadian pas setelah pertigaan arah naik ke Jagaraga. Lalu satu jam setelahnya, ada lagi pelemparan di perbatasan dengan Desa Bungkulan,” kata salah seorang driver.

Baca Juga: Parah! Alasan Gabut, Remaja di Buleleng Lempari Truk di Jalan Raya. Begini Tindak Lanjut Polisi

Peristiwa serupa kembali terjadi pada Selasa (15/10/2024) dini hari. Kali ini driver asal Bantiran, Tabanan dan driver asal Singaraja yang jadi korban.

Korban pertama mengemudikan truk dengan nama Deni Putra. Driver datang dari arah Karangasem hendak menuju Singaraja.

Saat melintas tiba-tiba truk mendapat lemparan batu. Dampaknya kaca depan truk langsung pecah.

Sementara kejadian kedua menimpa seorang driver bernama Kadek Abimayu. Saat itu dia mengemudikan truk dari arah Singaraja hendak menuju Karangasem.

Tepat di sebelah timur RSUD Giri Emas, dia mengalami pelemparan batu. Dampaknya body depan truk langsung penyok.

Hingga kini para driver belum ada yang melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

“Sementara share info ke komunitas-komunitas saja, biar lebih waspada,” lanjut driver tersebut.

Beberapa driver juga mengunggah pengalaman mereka lewat media sosial, khususnya lewat facebook.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika mengaku masih mengecek peristiwa tersebut.

“Saya cek dulu. Saya koordinasikan dengan Polsek Sawan,” kata Darma. 

Asal tahu saja, ini bukan pertama kalinya aksi pelemparan batu terjadi di jalur Pantura Kabupaten Buleleng.

Pada bulan April lalu, dua orang remaja ditangkap polisi. Penyebabnya mereka melempari truk dan mobil menggunakan telur. Mereka mengaku melakukan aksinya karena gabut alias iseng.

Aksi keduanya berhasil diselesaikan lewat jalur damai. Mengingat keduanya masih di bawah umur. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pantura #truk #pelemparan batu #pengemudi #Truk Material #driver #buleleng