Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dari Kasus Pelemparan Truk di Jalan Raya Sawan, Polisi Intensifkan Patroli

Francelino Junior • Kamis, 17 Oktober 2024 | 03:07 WIB

 

Polisi ketika melakukan olah TKP di lokasi pelemparan batu terhadap truk yang melintas di Jalan Raya Singaraja-Amlapura. Polisi kini meningkatkan patroli pasca kejadian tersebut.
Polisi ketika melakukan olah TKP di lokasi pelemparan batu terhadap truk yang melintas di Jalan Raya Singaraja-Amlapura. Polisi kini meningkatkan patroli pasca kejadian tersebut.

SINGARAJAradarbuleleng.id- Polisi kini meningkatkan patroli di Jalan Raya Singaraja-Amlapura utamanya di wilayah Kecamatan Sawan.

Ini menyusul adanya peristiwa pelemparan terhadap mobil truk pada Selasa (15/10) sekitar pukul 01.00 Wita.

Sebab kejadian yang menimpa truk yang sering lalu lalang di jalan raya tersebut, menimbulkan kecemasan akan keamanan dan kenyamanan mereka ketika melintas.

”Kami sudah menggelar patroli jam rawan di jalur tersebut. Untuk pengendara jika menemukan anak-anak yang dicurigai segera melaporkan ke Polsek Sawan,” ujar Kapolsek Sawan, AKP Ketut Budayana pada Rabu (16/10) siang.

AKP Budaya mengatakan kejadian pelemparan truk itu disampaikan salah seorang sopir truk yang diketahui bernama Kadek Abimanyu, 22, warga Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng melalui akun media sosial Facebook pribadinya.

Awalnya, korban yang mengemudikan truk dengan nomor polisi (nopol) DK 8654 VJ datang dari arah barat menuju timur ke Kabupaten Karangasem, untuk mengambil pasir.

Saat melintas di jalan antara Desa Sangsit dengan Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan truk tersebut malah dilempari orang tidak dikenal.

”Yang melempar itu menggunakan kendaraan matic, jaraknya kurang lebih 10 meter saat melempar truk dengan batu,” ujar AKP Budayana.

Lemparan batu dari orang tak dikenal itu pun membuat body depan truk menjadi pecah dan penyok. Polisi akhirnya menerima laporan peristiwa tersebut.

Polsek Sawan lalu melakukan penyelidikan dan mendatangi TKP pelemparan batu. Selain itu, polisi juga memeriksa CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. 

Informasi yang dihimpun, dalam seminggu terakhir sudah ada dua truk yang menjadi korban aksi pelemparan batu.

Pertama terjadi pada Sabtu (12/10) dini hari, truk yang dikemudikan dua orang sopir asal Jembrana ketika membawa pasir ke Negara dari Karangasem, dilempar batu oleh pengendara motor di simpang tiga Desa Giri Emas-Jagaraga.

Lalu terjadi juga pada Selasa (15/10) dini hari, saat truk datang dari arah Karangasem menuju Singaraja, yang dikemudikan sopir asal Tabanan dan Singaraja, tiba-tiba mendapatkan lemparan batu.

Peristiwa itu membuat kaca depan truk langsung pecah.***

Editor : Donny Tabelak
#polres singaraja #pelemparan mobil #polsek sawan #desa sangsit