SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Masih ingat dengan peristiwa perkelahian para pelajar SMA yang viral beberapa waktu lalu? Peristiwa itu telah ditindaklanjuti polisi.
Pihak kepolisian menyebut, masalah itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan antara pelaku dan korban.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika saat dikonfirmasi pada Senin (21/10/2024) mengatakan, masalah telah diselesaikan oleh pihak sekolah.
Setelah video tersebut viral, pada Sabtu (19/10/2024) pagi, polisi langsung mendatangi sekolah tempat para pelajar itu menempuh pendidikan.
Di sekolah polisi bersama kepala sekolah mempertemukan para pelajar yang terlebih adu jotos tersebut. Mereka kemudian bersepakat damai.
“Sudah selesai. Mereka sepakat damai. Disaksikan oleh kepala sekolah dan kepolisian,” ujarnya.
Polisi tidak melanjutkan peristiwa itu ke meja hukum, karena dianggap sebagai kenakalan remaja dan salah paham belaka.
Menurut Darma, polisi juga meminta para pelajar memberikan pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Apabila perbuatan tersebut diulangi, maka polisi akan memproses peristiwa tersebut ke meja hukum.
Lebih lanjut Darma mengatakan, peristiwa perkelahian itu sebenarnya dipicu masalah sederhana. Yakni masalah salah paham belaka.
“Ada peristiwa saling ejek, kemudian berujung ke perkelahian. Jadi salah paham saja,” ungkap Darma.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang pelajar di Buleleng terlibat adu jotos. Peristiwa itu diduga direkam di kawasan Pantai Penarukan.
Keduanya merupakan pelajar salah satu SMA swasta yang ada di Buleleng. Mereka adu jotos dengan disaksikan rekan-rekannya. Tidak ada seorang pun yang melerai.
Video tersebut dengan cepat viral di media sosial, sehingga polisi turun tangan melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya