SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Hari Puputan Margarana diperingati setiap 20 November. Pataka panji-panji perjuangan pahlawan I Gusti Ngurah Rai pun dikirab ke seluruh Bali.
Pataka panji-panji perjuangan itu sebelumnya dikirab di Kabupaten Jembrana. Selanjutnya pada Selasa (12/11/2024) dikirab ke Buleleng.
Upacara serah terima pataka dan panji perjuangan itu dilakukan di Lapangan Ngurah Rai, area Taman Kota Singaraja, pada Selasa siang.
Serah terima dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana, I Made Budiasa kepada Asisten Tata Pemerintahan Setda Buleleng, Gede Sandhiyasa.
Agenda serah terima bukan hanya diisi dengan apel seremonial belaka. Tapi juga diisi juga pembacaan pesan-pesan perjuangan dan surat sakti I Gusti Ngurah Rai
Pembacaan pesan dan surat itu dilakukan untuk mengingatkan semangat perjuangan yang diwariskan oleh sang pahlawan nasional.
Usai apel, pataka dan panji perjuangan kemudian dikirab ke sejumlah lokasi. Diantaranya ke Taman Pahlawan Curastana.
Selanjutnya pataka juga dibawa ke Monumen Tri Yudha Sakti di Kelurahan Sukasada. Kemudian disemayamkan semalam di sana.
Rencananya pataka akan dibawa ke Kabupaten Karangasem pada Rabu (13/11/2024) untuk selanjutnya dilakukan serah terima.
Dalam sambutannya, Asisten Tata Pemerintahan, Gede Sandhiyasa meminta agar masyarakat menggali dan meneladani nilai-nilai kepahlawanan.
“Perjuangan fisik memang telah usai, tetapi sekarang yang kita butuhkan adalah perjuangan mental dan spiritual. Dari kegiatan ini, kita harus belajar bagaimana meneladani perjuangan pahlawan untuk mengatasi tantangan zaman seperti kemiskinan dan pengangguran. Dengan begitu, cita-cita luhur para pahlawan kita bisa tercapai,” tegas Sandhiyasa. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya