Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kabar Gembira, Perusahaan Tiongkok Bantu Pembangunan Bandara Bali Utara Rp 48 Triliun

Francelino Junior • Kamis, 14 November 2024 | 17:05 WIB
PT. BIBU Panji Sakti dan ChangYe Construction Group menandatangani MoU kerjasama pembangunan bandara Bali utara.
PT. BIBU Panji Sakti dan ChangYe Construction Group menandatangani MoU kerjasama pembangunan bandara Bali utara.

SINGARAJA, radarbuleleng.id- Kabar terbaru mengenai pembangunan bandara Bali utara muncul. Pembangunan pintu gerbang lain di Pulau Dewata itu akan dibantu sebanyak USD 3 miliar oleh perusahaan dari Tiongkok.

Hal ini terungkap dari rilis yang diterima wartawan dari PT BIBU Panji Sakti pada Rabu (13/11) siang.

Dalam rilis tersebut, terungkap kalau perusahaan sudah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan ChangYe Construction Group, Co. Ltd, perusahaan konstruksi terkemuka asal China.

Kerja sama dengan ChangYe Construction Group PT BIBU Panji Sakti secara resmi ditandai dengan penandatanganan MoU pada Jumat (8/11) di Kantor KBRI Beijing, yang disaksikan oleh Elizani T.X. Nadia Sumampouw selaku Minister Counsellor KBRI Beijing, yang mewakili Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok.

Dalam perjanjian ini, ChangYe Construction Group akan menjadi partner dan mendukung pembiayaan proyek dengan investasi sebesar USD 3 miliar yang bila diubah ke mata uang Indonesia, setara dengan Rp 48,813,000,000,000 (Rp 48 triliun). 

President Director ChangYe Construction Group, Yu Xueze menyampaikan bahwa pihaknya tertarik untuk terlibat dalam proyek strategis itu.

Sebab ada sejumlah faktor dan pertimbangan yang mereka rasa sangat menarik, selain karena gaung proyek yang mendunia.

”Proyek ini juga mengadopsi keseimbangan antara alam, manusia, dan Tuhan, serta tetap menjaga nilai-nilai budaya lokal. Ini adalah konsep bandara yang sangat unik,” ujarnya dalam rilis, dikutip radarbuleleng.id.

Sementara itu, CEO PT. BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo mengungkapkan, komitmen dari Presiden RI, Prabowo Subianto mengenai pembangunan bandara Bali utara, yang disampaikannya di Denpasar pada Minggu (3/11) lalu, berdampak besar pada optimisme masyarakat akan terwujudnya proyek tersebut.

Langkah strategis ini diharapkan menjadi satu langkah maju, dalam mewujudkan pembangunan bandara yang diharapkan menjadi pendorong ekonomi baru di Bali, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

”Dengan dukungan dari pemerintah dan sinergi yang terjalin ini, kami optimis proyek ini akan segera terwujud. Ini adalah langkah konkret menuju realisasi mimpi masyarakat Bali Utara," ujar Erwanto.

Proyek bandara Bali utara memang menjadi isu hangat saat ini. Selain karena menjadi janji politik pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana (Mulias-PAS), pembangunan ini juga ditegaskan oleh Prabowo Subianto.

Masyarakat Buleleng pada umumnya pun menantikan realisasi pembangunan ini, lantaran jika sudah terbangun maka membuka banyak lapangan kerja, bagi warga lokal.

Sejumlah pejabat penting dari pusat pun sudah datang ke Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng sejak tahun lalu.

Terakhir, Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra yang datang pada Rabu (30/10) siang.

Saat itu, CEO PT. BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo mengatakan, kalau ia sudah bertemu dengan pengambil keputusan, bahkan katanya, dimulainya pembangunan bandara di Buleleng diawali dengan groundbreaking atau peletakan batu pertama, akan segera terwujud dalam waktu dekat. Meski tanggal pastinya tidak ia beberkan.***

Editor : Donny Tabelak
#pilgub bali #bandara bali utara #De Gadjah #presiden prabowo subianto