SINGARAJA, radarbuleleng.id- Isu koloni Rusia yang disebut ada di kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, kembali ditegaskan tidak ada.
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Singaraja, Hendra Setiawan.
Pasca beredarnya isu koloni Rusia di sana yang ramai di media sosial, tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Singaraja langsung turun melakukan pemeriksaan pada Kamis (5/12) lalu.
”Dari pengecekan kami, tidak ada itu (koloni Rusia). Kami sudah cek ke lapangan dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait,” jelas Hendra dikonfirmasi pada Rabu (11/12) siang.
Selain itu, dari hasil pemeriksaan di kawasan Danau Buyan itu, pihaknya memang menemukan 10 orang Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di sana.
Namun mereka semua terdata di Desa Pancasari. Juga memegang ITAS (Izin Tinggal Terbatas) dan ITAP (Izin Tinggal Tetap).
”10 WNA tersebut tidak ada yang berkewarganegaraan Rusia. Mereka dari Amerika, Korea Selatan, Australia, Perancis dan Malaysia. Mereka bukan wisatawan, tapi pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap,” lanjut Kanim Singaraja.
Hendra menambahkan, Imigrasi Singaraja rutin melakukan patroli ke lokasi yang diduga menjadi titik rawan keberadaan orang asing di wilayah kerja mereka. Yakni di Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.
Pihaknya menghimbau masyarakat untuk ikut proaktif memantau dan melaporkan ke Imigrasi Singaraja, jika terdapat aktivitas yang dilakukan oleh WNA yang diduga melanggar aturan.
Untuk diketahui, sebelumnya beredar luas di media sosial mengenai adanya koloni Rusia di wilayah Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada.
Hal tersebut ditakutkan seperti terjadi di Canggu, Kabupaten Badung dan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Pada Rabu (4/12), Satpol PP Buleleng juga sempat turun melakukan pengecekan ke sana, dengan mendatangi Kantor Desa Pancasari dan ketua BUMDES Pancagiri Kencana.
Kepala Satpol PP Buleleng, I Gede Arya Suardana mengatakan, informasi yang didapat di lapangan, ada sarat sengketa antara BUMDes Pancagiri Kencana dengan PT SBH.
Karena ada kabar pengalihan kepemilikan dari orang Indonesia ke orang Rusia, sehingga heboh disebut akan dibangun koloni.
Dari pantauan Satpol PP Buleleng, hanya berdiri sejumlah glamping yang dikelola oleh BUMDES Pancagiri Kencana serta yang dikelola oleh perorangan. Tidak ditemukan adanya koloni maupun orang Rusia.***
Editor : Donny Tabelak