SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Polres Buleleng mengerahkan 200 orang personel untuk melakukan pengamanan pada hari raya Natal dan Tahun Baru.
Untuk memastikan keamanan pada Natal dan Tahun baru, pihaknya melibatkan unit K9 atau anjing pelacak untuk memastikan keamanan.
Adapun gereja yang menjadi perhatian utama pihak kepolisian adalah GPIB Singaraja, Gereja Santo Paulus Singaraja, dan Gereja Sabda Bayu Singaraja.
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, menjelaskan bahwa di Kabupaten Buleleng terdapat sekitar 50 gereja dan 9 tempat ibadah lainnya yang juga menjadi bagian dari rencana pengamanan.
“Sterilisasi menjadi hal wajib, terutama untuk tiga gereja besar di wilayah Singaraja. Kami akan melibatkan unit K9 dalam proses ini. Selain itu, untuk pengamanan di setiap gereja, kami akan menurunkan sekitar 20 hingga 30 personel,” ujar Widwan.
Operasi Lilin 2024 yang dimulai pada 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025 tidak hanya berfokus pada pengamanan Natal tetapi juga perayaan Tahun Baru.
Sebanyak lebih dari 200 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Jumlah personel terdiri atas 137 anggota Polres Buleleng, tambahan 105 personel penebalan, serta unsur lainnya seperti TNI, Satpol PP, Dishub, BPBD, Basarnas, dan Dinkes,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dalam menjaga keamanan selama periode liburan, mengingat Bali merupakan destinasi utama bagi wisatawan dan tempat berkumpul keluarga.
“Kami harus memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa nyaman dan situasi keamanan tetap terkendali,” jelasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya