SINGARAJA, radarbuleleng.id- Warga Negara Asing (WNA) yang berlibur di Bali utara dipelototi aktivitasnya oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja.
Hal ini dilakukan, sebab biasanya jumlah bule mengalami peningkatan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Dalam praktiknya, Imigrasi Singaraja membentuk 3 tim pengawas yang menyebar di wilayah kerja Imigrasi Singaraja.
Yakni di Kabupaten Jembrana, Buleleng dan Karangasem. Tim pengawas akan berpatroli di lokasi dengan potensi kunjungan turis asing yang melonjak.
Objek wisata yang fokus diawasi seperti Pantai Medewi di Jembrana, Pantai Pemuteran dan Pantai Lovina di Buleleng, serta Pantai Amed, Pantai Tulamben, dan Pantai Candidasa di Karangasem.
Begitu juga pintu masuk Bali yang turut juga dipelototi oleh Imigrasi Singaraja. Seperti di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana dan Pelabuhan Padangbai Kabupaten Karangasem.
”Tim pengawasan orang asing ini kami bentuk di tingkat kabupaten sampai kecamatan, yang bekerjasama dengan stakeholder terkait,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Hendra Setiawan pada Minggu (22/12) siang.
Dilanjutkan Hendra, tim pengawasan utamanya para aparat desa yang banyak warga asingnya, akan membantu memantau pergerakan atau aktivitas orang asing yang mencurigakan.
Selain itu, Imigrasi Singaraja juga meminta agar masyarakat untuk turut mengawasi gerak-gerik WNA yang menginap di homestay, villa, hingga hotel di Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.
”Tim intelijen kami juga intens berkomunikasi. Jadi kalau ada informasi awal yang harus kami tindaklanjuti, tim langsung kami kirim,” tutup Hendra.***
Editor : Donny Tabelak