Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Duh, Atap SDN 5 Kampung Baru Roboh 2 Kali, BPBD Sebut Segera Koordinasi dengan Pimpinan

Francelino Junior • Jumat, 3 Januari 2025 | 19:05 WIB

 

Kondisi atap di ruang kelas yang ada di SDN 5 Kampung Baru yang roboh sebanyak 2 kali. BPBD Buleleng pun melakukan bersih-bersih, sebab siswa akan mulai kembali sekolah pada Senin (6/1) mendatang.
Kondisi atap di ruang kelas yang ada di SDN 5 Kampung Baru yang roboh sebanyak 2 kali. BPBD Buleleng pun melakukan bersih-bersih, sebab siswa akan mulai kembali sekolah pada Senin (6/1) mendatang.

SINGARAJA, radarbuleleng.jawapos.com- Atap yang menjadi penutup ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Kampung Baru roboh. Parahnya, robohnya tidak terjadi sekali, namun 2 kali.

Atas hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng menggelar pembongkaran dan bersih-bersih pada Jumat (3/1) pagi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, dari pemantauan di lokasi sekolah, pembongkaran atap utamanya di ruang kelas yang atapnya jebol, wajib dilakukan.

Sebab untuk mencegah terjadinya ambrol kembali, atau malah membuat atap-atap di ruang kelas lainnya yang berdekatan, malah jebol.

Untuk diketahui, atap yang jebol berada di Ruang Kelas 2B, baik yang berada di dalam ruangan maupun di selasar kelas.

Atap di dalam ruangan diketahui jebol pada tanggal 24 Desember 2024 lalu. Sedangkan yang di selasar, jebol pada Rabu (1/1) malam saat hujan turun.

”Kami kolaborasi dengan teman-teman di Disdikpora, BPBD, Kelurahan Kampung Baru, dan Kecamatan Buleleng untuk gotong royong. Sebab tanggal 6 Januari nanti, anak-anak sudah mulai masuk, agar bersih dan nyaman mereka belajar,” ujar Ariadi ditemui di SDN 5 Kampung Baru pada Kamis (2/1) sore.

Disinggung mengenai bangunan lainnya yang tampak membahayakan, Kalaksa BPBD Buleleng ini mengatakan, pihaknya akan melaporkan terlebih dahulu terkait bangunan tersebut ke Penjabat Bupati dan Sekretaris Daerah Buleleng. Sebab hal tersebut terkait dengan pembangunan fisik.

Meski begitu, pihaknya bersama dengan Disdikpora Buleleng mengakui dan tak menampik, kalau ruang kelas memang berdampak dan berkaitan langsung dengan situasi belajar mengajar. 

”Jadi yang jebol ini diperkirakan karena sudah tua dan lapuk, ditambah hujan. Sehingga rangka atap sudah tidak kuat menahan beban, jadinya atap roboh,” lanjut Ariadi.

Berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar di SDN 5 Kampung Baru, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pimpinan sekolah dan Disdikpora Buleleng.

Apalagi atap yang jebol akan dibongkar terlebih dahulu, sebelum dipasang kembali.

Ariadi menyarankan, proses belajar dapat menggunakan 2 shift terlebih dahulu. Supaya kegiatan pendidikan di sana tetap berjalan, begitu juga dengan perbaikan atap yang jebol nantinya, maupun mencegah kembali terjadi atap roboh.***

Editor : Donny Tabelak
#atap sekolah roboh #bpbd buleleng #disdikpora buleleng