Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Turyapada jadi Rujukan Kunjungan Wisdom saat Tahun Baru. Masih Banyak yang Belum Tahu Cara Daftar Kunjungan

Francelino Junior • Minggu, 5 Januari 2025 | 22:45 WIB

 

BERKABUT: Suasana di Turyapada Tower yang terletak di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
BERKABUT: Suasana di Turyapada Tower yang terletak di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

SUKASADA, RadarBuleleng.id - Turyapada Tower kini menjadi salah satu lokasi rujukan bagi wisatawan domestik. Animo masyarakat yang berkunjung pun membludak.

Sayangnya, belum banyak yang tahu cara dan prosedur berkunjung ke Turyapada Tower yang terletak di Desa Pegayaman, Buleleng itu.

Dampaknya banyak pengunjung yang harus balik kanan dan gigit jari. Karena mereka belum mengantongi tiket kunjungan.

Pantauan RadarBuleleng.id banyak masyarakat yang naik mobil dan motor hanya bisa mengambil foto dari areal luar saja.

”Saya kira bisa langsung masuk tadi, ternyata harus daftar, dan harinya cuma Sabtu-Minggu. Kanggoin foto dari luar saja dulu,” kata Andika, 18, ditemui di luar Turyapada Tower.

Baca Juga: Wow! Menara Turyapada di Buleleng Akan Dilengkapi dengan Kecerdasan Buatan

Begitu juga tampak sejumlah rombongan keluarga yang tidak bisa masuk ke dalam areal tower, sebab kunjungan untuk umum atau personal belum waktunya. 

Mereka akhirnya hanya berjalan-jalan di luar areal Turyapada. Selanjutnya mereka memilih putar balik.

”Nanti datang lagi pas weekend, biar tahu seperti apa di dalamnya,” kata rombongan itu singkat.

Salah seorang yang beruntung bisa masuk adalah Adi Okta, 23. Dia mengaku datang ke Turyapada karena penasaran dengan bangunan tersebut.

Mengingat saat ini kunjungan masih gratis, ia tidak mau melewatkan kesempatan masuk ke menara tersebut.

”Bisa lihat-lihat sampai masuk ke dalam, bagusnya bisa lihat pemandangan apalagi kalau tidak ada kabutnya. Jadi bisa juga foto-foto di jembatan kaca,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Suryawan Putra. Ia mengaku penasaran dengan wahana jembatan kaca.

Maklum saja, wahana jembatan kaca hanya ada di dua titik. Yakni di Gianyar dan di Turyapada Tower.

”Niatnya agar bisa datang dan foto di jembatan kaca, bisa upload di media sosial,” ujar Suryawan Putra, 20.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Aplikasi Informatika pada Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfos) Bali, I Gede Agus Arjawa Tangkas mengatakan, kunjungan ke Turyapada Tower memang dibatasi.

Masyarakat umum hanya bisa berkunjung pada akhir pekan, yakni pada Sabtu dan Minggu. Dalam sehari juga hanya ada 60 orang yang bisa berkunjung.

Ia menjelaskan, para pengunjung wajib mendaftar melalui website turyapada.baliprov.go.id guna mendapatakn tiket kunjungan.

“Pendaftarannya gratis. Nanti saat di lokasi sudah ada petugas kami yang siap memandu,” ujar Arjawa Tangkas. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#turyapada #wisatawan #kunjungan #buleleng