Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pekerja Migran asal Buleleng Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia. Begini Penjelasan Kepala Desa

Eka Prasetya • Selasa, 7 Januari 2025 - 23:53 WIB

 

Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Seorang pekerja migran asal Buleleng, Ni Ketut Nurhayati, 39, diduga menjadi korban pembunuhan di Malaysia.

Dia bekerja di Malaysia sejak akhir tahun 2023 lalu. Belakangan ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah hotel, di kawasan Puchong, Malaysia pada Selasa (31/12/2024) lalu

Nurhayati diketahui menikah dengan seorang pria asal Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Keluarganya juga berada di Gitgit.

Peristiwa itu pun membuat kepala desa atau Perbekel Gitgit, I Putu Arcana turut memberikan penjelasan terkait peristiwa tersebut.

Arcana mengungkapkan, dirinya baru mengetahui Nurhayati dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (5/1/2025) lalu.

“Rilis resmi dari pihak terkait itu belum ada. Saya baru mendapat informasi dari keluarganya yang datang kepada kami dua hari lalu,” kata Arcana pada Selasa (7/1/2024).

Baca Juga: Pekerja Migran Buleleng Diduga jadi Korban Pembunuhan di Malaysia

Menurut Arcana, mendiang Nurhayati memang menikah dengan salah seorang warganya yang tinggal di Banjar Dinas Gitgit.

Namun sekitar Juli 2023 lalu, Nurhayati mengajukan permohonan pindah domisili ke daerah Tulungagung, Jawa Timur.

“Dia pindah domisili sendirian. Anak-anak dan suaminya masih di Gitgit. Waktu itu alasannya mau berangkat ke Malaysia, dan biar gampang urus dokumen,” jelasnya.

Nah, sejak pindah ke Tulungagung, Arcana tidak pernah mendengar kabar lagi dari Nurhayati dan keluarganya. Ia sempat mendapat informasi jika keluarga putus kontak dengan Nurhayati sekitar akhir 2023.

Belakangan, pihak keluarga mendapat informasi dari salah satu teman Nurhayati di Malaysia. Temannya itu mengabarkan bila Nurhayati meninggal karena kasus pembunuhan.

“Keluarganya di Gitgit itu sebenarnya tergolong kurang mampu. Anaknya banyak,” imbuh Arcana.

Lebih lanjut dijelaskan, pihak keluarga berencana membawa pulang jenazah Nurhayati ke Desa Gitgit. Jenazahnya akan dikuburkan di Setra Desa Adat Gunung Luwih, Gitgit.

Proses pemulangan jenazah masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang di Malaysia maupun dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, situs berita Malaysia, bharian.com melaporkan telah terjadi peristiwa pembunuhan yang mengakibatkan seorang wanita asal Indonesia berusia 39 tahun meninggal dunia.

Jenazah wanita itu ditemukan di dalam sebuah kamar hotel di kawasan Puchong, Malaysia, pada pukul 22.15, Selasa (31/12/2024) lalu dalam kondisi berlumuran darah.

Polis Diraja Malaysia dikabarkan telah menahan dua orang WNA yang terkait dengan peristiwa pembunuhan tersebut. Salah seorangnya diketahui WNA Bangladesh yang ditangkap di wilayah Putrajaya, Malaysia. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya