Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Heboh, Nelayan Temukan Mayat Pria Mengambang di Perairan Buleleng

Francelino Junior • Kamis, 9 Januari 2025 | 01:05 WIB
Polisi melakukan evakuasi terhadap jenazah Hartono, warga Banyuwangi yang ditemukan mengambang di Perairan Buleleng.
Polisi melakukan evakuasi terhadap jenazah Hartono, warga Banyuwangi yang ditemukan mengambang di Perairan Buleleng.

SINGARAJAradarbuleleng.id- Wilayah pesisir Kabupaten Buleleng khususnya di Kecamatan Gerokgak geger, karena penemuan mayat pada Senin (6/1) lalu sekitar pukul 12.30 Wita.

Penemuan ini diketahui oleh dua orang nelayan asal Kabupaten Jembrana.

Awalnya, saksi Ahyak, 40, dan Ahmadi, 40, yang merupakan nelayan asal Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana pergi melaut bersama.

Mereka tanpa sengaja melihat mayat laki-laki yang mengapung di tengah laut, sekaligus mendekati untuk memastikan.

Pasca memastikan, kedua nelayan itu lalu menginformasikan ke Sat Polairud Gilimanuk Polres Jembrana.

Namun karena lokasi penemuan berada di wilayah perairan Buleleng, maka petugas berwajib berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Buleleng di Pos Polairud Teluk Terima.

”Sekitar pukul 12.30 Wita, mayat tersebut berhasil dievakuasi ke darat dari Perairan Perapat Agung, Banjar Dinas Batu Licin, Desa Pemuteran oleh Sat Polariud Polres Buleleng, dibantu Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dan nelayan,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika pada Selasa (7/1) pagi.

Pasca dievakuasi, polisi mendatangi lokasi sembari menghubungi tim medis dari Puskesmas Gerokgak II.

Dari hasil visum awal, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh maupun kemaluan korban, hanya saja hidungnya mengeluarkan darah. 

Sedangkan ciri-cirinya, tinggi korban 162 centimeter, menggunakan baju training dengan jaket hitam strip putih serta celana panjang berwarna coklat, serta rambut lurus. Bahkan polisi juga menemukan dompet berisi uang tunai Rp 600 ribu.

”Dari hasil sidik jari sementara, diketahui identitas korban bernama Hartono berusia 75 tahun, bekerja sebagai buruh harian lepas, alamat Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,” lanjut AKP Diatmika.

Untuk sementara waktu, jenazah Hartono masih dititipkan di RSUD Buleleng untuk tindakan kepolisian lebih lanjut, juga menunggu penjemputan dari pihak keluarga.***

Editor : Donny Tabelak
#nelayan #Polres Buleleng #penemuan mayat #taman nasional bali barat