SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng mulai menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana. Khususnya bencana banjir yang terjadi pada Minggu (26/1) lalu.
Bantuan disalurkan lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng dan Dinas Sosial Buleleng. Bahkan Polres Buleleng ikut turun tangan berikan bantuan.
Bencana banjir pada Minggu lalu berdampak pada sejumlah wilayah. Seperti di Banjar Dinas Sumberbatok, Desa Sumberklampok, Gerokgak, ada 30 rumah warga terendam air, hingga delapan tembok pagar rumah warga ambruk.
Banjir juga terjadi di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Banjarasem, Seririt. Akibatnya 15 unit rumah warga dengan jumlah 20 KK terendam, akibat meluapnya tanggul di Tukad Banyuraras.
Baca Juga: Bencana Longsor Marak. Pemerintah Sebut Dampak Alih Fungsi Lahan
Bahkan ada juga ternak warga yang hanyut terbawa air. Selain itu terjadi longsor yang terjadi Banjar Dinas Siwa, Desa Mayong di Kecamatan Seririt yakni 1 unit dapur dan 2 unit kamar mandi milik warga mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, dampak akibat bencana yang terjadi pada Minggu lalu cukup luas.
Pihaknya terus melakukan identifikasi untuk memastikan seluruh korban mendapat akses bantuan.
”Memang di lokasi kejadian ada tembok rumah warga yang rusak, ada juga bangunan pura yang rusak. Akan kami identifikasi dulu, kami lengkapi datanya agar bisa diberikan bantuan melalui Belanja Tidak Terduga,” katanya. (*)
Baca Juga: Pembahasan Ranperda Penanggulangan Bencana di Buleleng Masih Sisakan Catatan
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya