Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dampak Gelombang Pasang, Sudah Sebulan Nelayan di Buleleng Gigit Jari

Eka Prasetya • Sabtu, 1 Februari 2025 | 01:27 WIB
GELOMBANG PASANG: Aktivitas nelayan di Buleleng. Para nelayan telah memindahkan perahu mereka karena cuaca buruk dan gelombang pasang.
GELOMBANG PASANG: Aktivitas nelayan di Buleleng. Para nelayan telah memindahkan perahu mereka karena cuaca buruk dan gelombang pasang.

SERIRIT, RadarBuleleng.id - Gelombang pasang yang terjadi sejak sebulan terakhir, benar-benar berdampak terhadap para nelayan.

Para nelayan kini sudah sebulan tidak melaut. Mereka hanya bisa gigit jari, menanti cuaca kembali bersahabat.

Seperti yang dialami para nelayan di wilayah Rajatama, Kecamatan Seririt. Mereka sudah sebulan belakangan gantung jaring.

Abdul Choliq, nelayan setempat, mengaku dirinya sama sekali tidak bisa melaut sejak awal tahun lalu. Gara-gara cuaca ekstrem.

Gelombang pasang ditambah angin kencang selalu muncul, saat nelayan hendak melaut.

Pun saat siang bolong, nelayan juga tidak berani melaut. “Sekarang kita di pinggir kelihatannya terang. Tapi di tengah, hitungan menit itu sudah berubah cuaca,” katanya.

Alhasil kini dia hanya bisa berdiam diri di rumah. Tidak ada pekerjaan berarti yang bisa ia lakoni.

“Bengong aja sudah di rumah. Sepi, tidak ada kerjaan. Kalau ada yang ajak, paling jadi kuli,” ujarnya.

Choliq mengatakan, sebulan lalu ia sempat menikmati cuan karena tiba-tiba datang musim impun. Petani pun tak perlu susah payah melaut.

Kini ia menanti cuaca bersahabat kembali. Ia memprediksi cuaca akan kembali normal dalam beberapa minggu mendatang. Tepatnya saat pergantian sasih atau pergantian bulan dalam kalender Bali.

“Biasanya setelah ini musim panen raya. Bisa sampai bulan Maret. Mudah-mudahan benar,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng, I Gede Putra Aryana menuturkan, sejak sebulan belakangan nelayan memang tidak turun ke laut.

“Karena cuaca tidak bersahabat. Apalagi semalam, gelombang pasang benar-benar parah,” ujarnya.

Nelayan kini sudah menambatkan perahu mereka di tempat yang lebih tinggi. Sehingga tidak terseret gelombang pasang. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #nelayan #buleleng #gelombang pasang