Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mantap! Bank Sampah Kominfo Buleleng Kumpulkan 1,8 Ton Sampah dalam Setahun

Eka Prasetya • Jumat, 7 Februari 2025 | 13:57 WIB
PILAH SAMPAH: Aktivitas pemilahan sampah di Bank Sampah Minfo Clean, yang dikeloal Dinas Kominfo Santi Buleleng.
PILAH SAMPAH: Aktivitas pemilahan sampah di Bank Sampah Minfo Clean, yang dikeloal Dinas Kominfo Santi Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sejak beberapa tahun lalu, seluruh instansi di Pemkab Buleleng wajib membentuk bank sampah.

Salah satunya adalah Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Kominfo Santi) Buleleng. Instansi itu membentuk Bank Sampah yang bernama Minfo Clean.

Sepanjang tahun 2024 lalu, bank sampah tersebut telah mengumpulkan 1,8 ton sampah plastik. Sampah itu berasal dari tabungan seluruh pegawai di Dinas Kominfo.

Direktur Bank Sampah Minfo Clean, Ketut Asta Dharmadi mengatakan, volume sampah yang dikelola meningkat pesat.

Ia menyebut pada tahun 2023 lalu hanya mengelola 144 kilogram sampah plastik yang didominasi oleh botol minuman kemasan.

Namun tahun lalu, ada 1,8 ton sampah yang dikelola. Tahun lalu, sampah yang dominan adalah sampah dari botol minuman air mineral dan kertas.

Asta mengatakan, pihaknya berusaha merangkul para pegawai agar mereka intens menabung di bank sampah. Setidaknya sekali dalam seminggu.

“Kami memberikan semacam pemahaman bahwa setidaknya kita berinvestasi untuk lingkungan, sehingga teman-teman sangat termotivasi dari hal itu,” ujarnya.

Baca Juga: Bank Sampah Kaliber: Mengubah Sampah Menjadi Harta Sambil Memberdayakan Masyarakat

Sampah-sampah yang terkumpul di Bank Sampah Minfo Clean, selanjutnya diserahkan kepada Bank Sampah Induk (BSI) untuk dikelola lebih jauh lagi.

Lebih lanjut Asta mengatakan, pihaknya bukan hanya melakukan pengumpulan sampah semata. Tapi juga melakukan proses daur ulang.

Contohnya sisa kayu dari penebangan pohon, dimanfaatkan menjadi kursi dan meja kayu. Sementara ban mobil bekas dimanfaatkan menjadi tempat duduk ramah lingkungan. 

Selain itu, pihaknya menempatkan beberapa titik tempat sampah yang sudah dilengkapi dengan kantong pemilahan.

“Kami berharap seluruh teman-teman tetap semangat dan berpartisipasi aktif dengan melakukan pemilahan sampah. Karena kesadaran harus dimulai dari diri sendiri,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bank sampah #sampah #buleleng