Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Catat! Kuota Pendaftar Paskibraka Buleleng Jadi Delapan Orang Per Sekolah

Francelino Junior • Jumat, 14 Februari 2025 | 20:05 WIB
Paskibraka Buleleng tahun 2024 lalu. Kini kuota pendaftar paskibraka Buleleng menjadi delapan orang per sekolah. Juga pasukannya terbagi atas 35 putra dan 35 putri.
Paskibraka Buleleng tahun 2024 lalu. Kini kuota pendaftar paskibraka Buleleng menjadi delapan orang per sekolah. Juga pasukannya terbagi atas 35 putra dan 35 putri.

SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Kabar gembira bagi pelajar di Bali utara yang ingin menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Buleleng 2025.

Sebab kuota pendaftaran per sekolah kini ditambah menjadi delapan orang.

Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono mengatakan, kini kuota peserta calon paskibraka Buleleng di masing-masing SMA/SMK bertambah.

Tahun lalu kuotanya sebanyak lima orang, namun kini bertambah menjadi delapan orang. 

”Hal ini bertujuan untuk memperbanyak calon putra putri terbaik Buleleng sebagai pasukan pengibar bendera. Ini kuota untuk calon pesertanya, akan diseleksi lagi,” ujarnya pada Kamis (13/2) siang.

Meski terjadi penambahan kuota pendaftar, namun paskibra Buleleng tetap berjumlah 70 orang.

Pendaftaran pun dilakukan melalui seleksi online di laman resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), sejak 17-28 Februari.

Tahapan seleksi yang akan dilalui calon peserta meliputi administrasi, wawasan kebangsaan, intelegensi umum, kesehatan, parade dan baris-berbaris, kesamaptaan, serta kepribadian. Syarat dan ketentuan teknis itu berlaku sesuai dengan aturan dari BPIP.

Selain itu, secara spesifik peserta merupakan pelajar berusia 16 sampai 18 tahun, yang tinggi badannya 160 centimeter untuk putra dan 165 centimeter untuk putri, berat badan yang ideal, serta telapak kakinya tidak datar.

”Seleksi akan berjalan transparan. Penambahan kuota untuk memperluas kesempatan. Perubahan kuota tahun ini yaitu 70 peserta itu dibagi menjadi 35 putra dan 35 putri,” lanjut Kaban Kappa.

Lebih lanjut, seleksi calon paskibraka menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda, yang berjiwa patriotisme dan memiliki disiplin tinggi, dalam mengemban tugas negara. Yakni sebagai pasukan pengibar bendera pusaka.

Badan Kesbangpol Buleleng juga meminta agar setiap sekolah melakukan seleksi awal dengan ketat, sebelum mengirimkan siswa-siswinya ke tahap pendaftaran. Agar menghasilkan calon paskibraka yang terbaik.***

Editor : Donny Tabelak
#badan pembinaan ideologi pancasila #sekolah #pengibar bendera #kesbangpol #paskibraka