Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kodim Buleleng Gelar Program TMMD. Wujudkan Infrastruktur untuk Masyarakat di Desa Depeha

Francelino Junior • Selasa, 25 Februari 2025 | 01:53 WIB

 

TMMD: Komandan Kodim 1609/Buleleng, Letkol Kav Angga Nurdyana.
TMMD: Komandan Kodim 1609/Buleleng, Letkol Kav Angga Nurdyana.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kodim 1609/Buleleng akan menggelar program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Kabupaten Buleleng.

Program itu rencananya akan dilaksanakan di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan. Personel TNI akan membangun infrastruktur bagi masyarakat desa.

Komandan Kodim 1609/Buleleng, Letkol Kav Angga Nurdyana mengatakan, pelaksanaan TMMD ke-124 ini dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik maupun non fisik.

Desa Depeha sengaja dipilih karena permintaan masyarakat. Mereka meminta bantuan dan partisipasi TNI dalam peningkatan akses infrastruktur masyarakat.

”TMMD di Desa Depeha nanti, untuk membantu membangun akses jalan agar memberikan dampak efektif waktu serta sebagai akses perekonomian, pengembangan daerah agrowisata, dan kegiatan upacara adat,” ujar Letkol Angga.

Nantinya TNI akan membangun Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1.255 meter lewat program betonisasi. Adapun betol yang dihamparkan memiliki ketebalan 12 centimeter.

Selain itu, akan ada pembuatan senderan jalan sepanjang 427 meter, pembuatan satu unit gorong–gorong dengan panjang enam meter dan lebar 75 centimeter, serta pembuatan drainase sepanjang 501 meter dengan lebar 50 centimeter. 

Selain itu TNI akan melakukan perbaikan terhadap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan fasilitas MCK, reservoar, pompa air, dan penanaman 500 pohon.

Sementara pembangunan non fisik, seperti penyuluhan kesadaran bela negara, cinta tanah air dan wawasan kebangsaan; penyuluhan pemberdayaan masyarakat desa, perdagangan dan industri; serta sejumlah penyuluhan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

Perbekel Desa Depeha, I Gede Srinyarnya mengungkapkan, akses transportasi di wilayahnya yang menghubungkan dengan desa-desa lainnya, tergolong kurang baik.

Hal tersebut tentu dapat menghambat pengembangan potensi wisata yang ada di sana. Sebab di tahun 2021, Pemkab Buleleng telah menetapkan Desa Depeha sebagai Desa Wisata.

”Jalan ini tidak hanya menghubungkan desa, tetapi juga menjadi akses utama menuju Pura Penyungsung Agung yang berada di Desa Bukti. Pura itu memiliki nilai spiritual dan budaya yang tinggi bagi masyarakat kami,” ungkapnya.

Rencananya, TMMD ke-124 di Desa Depeha akan berlangsung Mei hingga Juni, yang diawali dengan pra TMMD pada Maret. 

TMMD terakhir kali terlaksana di Kabupaten Buleleng pada tahun 2022 di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 
Editor : Eka Prasetya
#infrastruktur #tmmd #kodim #buleleng