SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Kodam IX/Udayana yang merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi tiga provinsi, Bali, NTB dan NTT kembali berduka.
Sebelumnya, seorang anggota Kodim 1627 Rote Ndao, Pratu AT, ditemukan tewas gantung diri di Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Terbaru, Serka INS, anggota TNI yang ada di Kabupaten Buleleng bunuh diri dengan cara menembak diri sendiri.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu lalu (26/2) sekitar pukul 11.55 Wita. Anggota TNI ini diketahui anggota Denpal IX/3 Singaraja.
Informasi yang dihimpn, saat ini Kodam IX/Udaya membentuk Tim Investigasi Gabungan Internal untuk melakukan pendalaman, terkait dengan peristiwa bunuh diri yang dilakukan oleh Serka INS.
Investigasi ini dilakukan untuk memperterang penyebab dan motif kematiannya.
Dari informasi yang dihimpun, awalnya sekitar pukul 08.00 Wita Serka INS bersama rekannya beraktivitas seperti biasa di Kantor Denpal IX/3 Singaraja.
Sekitar pukul 11.45 Wita, korban dan rekannya memilih rehat dari kegiatan mereka.
Serka INS saat itu memilih beristirahat di salah satu ruangan, sekaligus melakukan rekapitulasi ulang.
Namun sekitar pukul 11.55 Wita, ternyata terdengar suara letusan pistol dari ruangan tersebut.
Mendengar itu, petugas jaga beserta anggota Denpal IX/3 Singaraja langsung memeriksa ke dalam ruangan. Namun mereka terkejut ketika mendapati Serka INS sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
”Benar telah terjadi peristiwa bunuh diri pada Rabu (26/2) sekitar pukul 11.55 Wita. Korban berusia 48 tahun, meninggalkan seorang istri,” jelas Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Agung Udayana dalam pesan singkatnya pada Kamis (27/2) kemarin.
Dilanjutkannya, Serka INS dikenal sebagai pribadi yang ulung dan disiplin dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.
Hal ini diamini oleh komandan serta rekan-rekan kerjanya. Bahkan kepergian korban juga mengagetkan warga sekitar, sebab Serka INS dikenal sebagai pribadi yang baik ditambah dengan keahlian yang dimilikinya, sehingga warga sekitar sering meminta bantuan kepadanya.
”Sementara telah dibentuk Tim Investigasi Gabungan Internal Kodam IX/Udayana, untuk mendalami peristiwa tersebut,” tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak